Paman Berdarah-darah Digibal Ponakan

Noervansah saat mendatangi kantor polisi

LABUHAN-M24 | Ribut mulut dan kerap bertengkar, hingga akhirnya berujung pada penganiayaan. Padahal dua pria ini masih saudaraan, yang satu paman dan satunya keponakan.

Tapi kalau sudah tidak cocok mau bilang apa lagi, meski masih sedarah dan rumah berdekatan, kalau sudah gondok ya hilanglah rasa persaudaraan tersebut.

Itulah yang dialami Noervansah (42). Kuli bangunan yang menetap di Jln KL Yossudarso KM 20 Link 31, Kel Pekan Labuhan, Kec Medan Labuhan ini berdarah-darah dihantami ponakannya sendiri, Hafis (23) warga yang sama.

Loading...

Informasi dihimpun M24, dengan muka berlumuran darah, korban memilih untuk membuat laporan ke Polsek Medan Labuhan, Rabu (3/10) pukul 14.30 WIB.

Sementara itu, Kepling 31, Ibrahim ketika mendampingi korban saat membuat laporan ke Polsek Medan Labuhan mengatakan, pelaku memukuli pamannya dengan menggunakan tangan hingga beberapa kali, persis di depan halaman rumah korban. “Tak terima dengan perilaku pelaku, akhirnya korban membuat laporan ke Polsek Medan Labuhan,” ucapnya.

Dia mengaku heran kenapa pelaku tega menganiaya pamannya sendiri. “Heran juga kenapa korban dianiaya sama keponakanya, sampai berdarah seperti ini, padahal mereka ini rumahnya juga berdekatan,” ujarnya.

Dikatakannya, hingga kini belum tau apa penyebab dari penganiayaan itu, namun sebelumnya mereka sudah sering cek cok mulut dan selalu betengkar. “Sering bertengkar antara paman dan ponakan tersebut. Ya nggak tau pasti apa penyebabnya hingga Hafis tega menganiaya pamannya sendiri,” katanya.

Terpisah, petugas SPKT menyarankan korban untuk membuat Visum ke rumah sakit terdekat.

Kanit Reskrim Polsek Labuhan, Iptu Bonar Pohan SH dikonfirmasi mengatakan laporan korban telah diterima dan saat ini masih dalam pemeriksaan. “Korban dan keterangan saksi telah kita ambil. Setelah itu kita lakukan penangkapan,” kata Pohan singkat. (syamsul)

Loading...