Pasangan Kekasih Cetak dan Edarkan Uang Palsu di Medan Utara

BELAWAN-M24 | Pasangan kekasih Guntur Harahap (27) dan Anik boru Damanik (46), hampir 2 bulan mencetak dan mengedarkan uang palsu (Upal) di kawasan Medan bagian utara. Bisnis keduanya kemudian diendus petugas Polres Pelabuhan Belawan.

Dari tangan pasangan yang menetap di Lorong Pancur, Kel Belawan I, Kec Medan Belawan, polisi mengamankan barang bukti mesin printer, kertas A4, pisau dan ratusan lembar uang pecahan Rp100 ribu, Rp50 ribu, Rp20 ribu dan Rp10 ribu.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis Senin (6/7) mengatakan, keduanya telah memproduksi dan mengedar upal selama 2 bulan. Kedua tersangka, katanya, dijerat Pasal 36 subs 37 UU RI No. 7/2011 dan Pasal 224 subs 245 yo 55, 56 KUHPidana dengan ancaman 5 tahun penjara.
Sementara Kasat Reskrim AKP Jerico Lavian Candra menerangkan, selama bulan Ramadhan, kedua tersangka mengedar upal dengan membeli ke warung-warung di seputaran Marelan, Medan Labuhan dan Belawan. “Mereka melakukannya setiap hari pada malam hari,” jelas Jerico.

Loading...

Keduanya, kata Jerico, ditangkap berdasarkan adanya laporan dari beberapa warung. Keduanya kemudian diringkus saat melakukan transaksi di salah satu warung di Belawan. Dari keduanya diamankan barang bukti upal berbagai pecahan sebanyak Rp26 juta. Sambungnya, selama 2 bulan beraksi, para pelaku sudah mengedarkan upal Rp20 juta. Para pelaku membuat upal dengan menscan ke mesin printer.
Dalam kesempatan itu, Ikhwan juga memaparkan penangkapan 3 pelaku narkoba dan seorang pembobol Alfamidi.
“Kasus narkoba kita amankan di Belawan dengan pelaku spesialis pembobol Alfamidi. Kita akan menyisir kampung rawan narkoba,” tegas Ikhwan didampingin Wakapolres Kompol M Taufik. (mag1)

Loading...