Pasutri Pengeroyok Pengendara yang Viral di Medsos Diadili

14

PN MEDAN-M24 | Seorang oknum guru Bahasa Inggris di SMAN 2 Binjai, Anita Triana S.Pd (45) bersama suaminya, Habibulloh S Harahap alias Habib (45) warga Jln SM Raja IX Gang Bilal, Kel Nangka, Kec Binjai Utara hanya bisa tertunduk lesu saat diadili di Pengadilan Negeri (PN) Medan, kemarin.

Pasangan suami istri (pasutri) ini didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Chandra Naibaho telah melakukan pengeroyokan terhadap pengacara, Amister Sirait dan putrinya, Bunga Liat Elseria Sirait hingga menyebabkan luka lembam di sekujur wajah mereka.

Bermula pada Minggu tanggal 10 Juni 2018 sekira pukul 15.42 WIB, terdakwa Habib yang saat itu mengenakan baju perbakin sedang mengendarai mobil miliknya bersama-sama dengan istrinya, Anita serta kedua putri mereka yakni Tamara Atikah Harahap dan Arvina Arafah Harahap, melintas di Jln Nibung, Medan.

“Saat di lokasi, mobil yang dikendarai terdakwa Habib hendak berbelok ke arah kanan jalan. Namun, saat itu, lalulintas jalan padat dan macet. Karena macet total, Habib turun dari mobil untuk mengatur lalulintas,” kata JPU dihadapan majelis hakim yang diketuai oleh Deson Togatorop.

Ketika itu, Habib mendatangi mobil yang ditumpangi oleh korban Amister Sirait bersama-sama istrinya, Ratna Erni Wati dan dua putri mereka yakni Bunga Liat Elseria Sirait dan Hotnida Masni Natasya Sirait.

Lalu, terdakwa Habib memukul mobil yang ditumpangi keluarga Amister sambil berkata “cepat-cepat”. Karena lalu lintas macet total dan mobil yang dikemudikan oleh Hotnida tidak bisa sama sekali bergerak, dia berkata kepada Habib “Sabarlah bang, macet ini”.

Namun, Habib memukul kembali mobil yang dikendarai Hotnida dengan kuat. Melihat hal tersebut, Amister yang posisinya duduk di depan langsung turun dari dalam mobil dan terlibat percakapan dengan Habib.

“Bang, kenapa pukul mobil bang ?,” tanya Amister. “Biar cepat, ini macet,” jawab Habib.

“Bagaimana mau cepat bang, kan macet,” kata Amister. “Kau nantang saya ?,” ucap Habib. Melihat marah-marah dengan suara tinggi kepada Amister, Bunga langsung memfoto-foto Habib menggunakan kamera HP miliknya.

“Kemudian, istri Habib, Anita Triana bersama dengan kedua putri mereka yakni Tamara Atikah Harahap dan Arvina Arafah Harahap mendekati Bunga dan langsung marah-marah. Saat itulah, Habib langsung memukul pipi sebelah kanan Amister dengan menggunakan tangan kirinya,” tukas JPU Chandra.

“Kok main pukul-pukul ?,” tanya Amister kepada Habib. Melihat itu, Bunga berusaha menarik ayahnya, Amister supaya tidak dipukul lagi. Namun, Habib kembali memukul pipi sebelah kiri Amister dengan menggunakan tangan kirinya.

Karena pukulan yang ditujukan oleh Habib secara bertubi-tubi, akhirnya Amister berusaha menghindar dari pukulan tersebut dengan cara berjalan mundur ke belakang.

Disaat bersamaan, Anita Triana bersama Tamara dan Arvina marah-marah kepada Bunga. “Ngapain kau foto-foto bapak ku ?,” ucap Arvina sambil mendorong dada Bunga ke belakang. Anita juga mendorong tubuh Bunga ke belakang hingga hampir terjatuh. “Kau hapus itu anj***,” kata Anita kepada Bunga.

“Kau hapus itu, kau hapus itu,” timpal Tamara sambil memukul pipi kanan Bunga satu kali. Tak sampai disitu, Anita menjambak rambut Bunga sampai wajah korban tertunduk. Saat itulah, Anita bersama dengan kedua putrinya yakni Tamara dan Arvina memukuli bagian belakang kepala Bunga secara berulang-ulang kali.

“Melihat posisi Bunga sedang dikeroyok, Amister berlari untuk melerai dan menolong putrinya itu. Akan tetapi, Habib langsung memukul wajah kiri Bunga satu kali dengan menggunakan tangannya. Akibat pengeroyokan tersebut, Amister mengalami luka lebam di wajahnya. Sementara itu, Bunga mengalami luka lebam ditubuhnya,” jelas JPU dari Kejari Medan itu.

Rekaman video penganiayaan itupun viral di media sosial (medsos) hingga akhirnya kedua terdakwa diringkus.

Usai mendengarkan dakwaan, majelis hakim menunda persidangan dan melanjutkannya pekan ini. (ansah)

Loading...