Pedofil Berkeliaran di Hutaimbaru, Ibu Korban Tuntut Keadilan

16

SIDIMPUAN-M24 | Upaya Leli Mardiana Harahap (40) untuk berharap keadilan tak kunjung padam. Meski sempat kecewa, perempuan warga Desa Hutaimbaru, Kec Simangambat, Kab Padanglawas Utara (Paluta), ini terus berjuang agar keadilan itu menghampirinya.

Diketahui, Leli adalah ibu kandung IMS, korban pencabulan yang masih bawah umur. Leli mengadukan nasib miris anaknya ke Yayasan Burangir di Padangsidimpuan.
Menurut Leli, pelaku cabul terhadap putrinya hingga saat ini masih bebas berkeliaran di kampungnya. Padahal, Leli sudah membuat laporan pengaduan ke Polres Tapanuli Selatan, dengan Nomor STPL: LP/104/IV/2018/SUMUT/TAPSEL.

“Beberapa waktu lalu saya sudah datangi pihak kepolisian, namun Unit PPA mengaku belum mengetahui kasus itu,” ujarnya kepada wartawan di Kantor Burangir, Padangsidimpuan, Rabu (25/7).

Leli mengaku sedih melihat kondisi anaknya yang semakin tersiksa akibat pelaku masih bebas berkeliaran. Putri kandungnya itu bahkan tidak mau keluar rumah karena malu dan masih kerap melihat pelaku. “Saya hanya mencari keadilan hukum, mudah-mudahan melalui Yayasan Burangir ini, saya bisa mendapatkan keadilan,” cetusnya.

Direktur Yayasan Burangir, Timbul Simanungkalit, mengaku sangat menyesalkan kejadian ini. Menurutnya, kejahatan terhadap anak harus menjadi prioritas karena ini atensi nasional.
Menurutnya, petugas kepolisian harus mengambil tindakan tegas terhadap pelaku kekerasan seksual terhadap anak, sehingga menjadi efek jera kepada masyarakat lainn, teruatama pelaku. “Kalau pelaku tidak ditangkap, bisa saja pelaku merasa besar kepala dan akhirnya mengulangi perbuatannya itu lagi,” tegas Timbul.

Baru-baru ini, kata Timbul, penangkapan terhadap pelaku tindak pidana perusakan begitu serius ditangani oleh Polres Padangsidimpuan. Namun sayangnya aksi tersebut berbanding terbalik dengan kasus fedofilia (kejahatan seks anak) yang terkesan terjadi pembiaran dimana tersangka masih berkeliaran. “Mana yang lebih berbahaya dan jadi prioritas, apakah fedofilia harus dinomorduakan?” sindirnya. (zia)

Loading...