Rampok Dan Bunuh Anggota Brimob, Pelaku Begal Ini Diadili

365
Pelaku begal usai rekonstruksi
Pelaku begal usai rekonstruksi

M24.co-MEDAN-

Enam terdakwa perampok dan penganiaya anggota Brimob Polda Sumut hingga tewas, Briptu Marisi Robert Parulian Silaen, diadili di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (11/8/2016).

Keenam terdakwa, yakni Rudini Syahputra, Ricardo Tampubolon, Obi Rivaldi Lubis, Wirdiansyah Adinata, Ilham, dan Dedi Irwansyah, dihadirkan untuk mendengarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dewi Tarihoran.

Dalam persidangan yang diketuai Aswardi Idris, JPU Dewi Torihoran membacakan kronologi kejadian dan peran para terdakwa.

Briptu Marisi Robert Parulian Silaen tewas setelah menjadi korban perampokan kawanan Begal sekira tiga tahun lalu di Jalan Sei Serayu Medan.

Kejadian ini berawal saat Briptu Marisi melintas di Jalan Sei Serayu dengan mengendarai sepeda motornya, sekira pukul 04.00 WIB. Tak disadari, kawanan pria bersepeda motor dengan membawa balok dan senjata tajam, telah membuntuti Marisi dari belakang.

Selanjutnya, Marisi pun dipaksa untuk minggir. Kemudian, salah satu pelaku bernama Rudini dengan kayu di tangan, menganyunkannya kepada Marisi. Marisi jatuh dari sepeda motor yang dikendarainya.

Melihat korbannya terkapar dan tak bernyawa lagi, para begal ini mengambil alih sepeda motor Marisi. Bahkan terdakwa Dony dan Donald, menjual sepeda motor Marisi seharga Rp1,5 juta.

Akibat perbuatannya ke enam pemuda ini didakwa Pasal 365 Ayat (4) KUHP tentang pencurian yang mengakibatkan tewasnya korban. Usai mendengarkan dakwaan, keenam terdakwa yang didampingi tim penasihat hukum menyatakan akan mengajukan eksepsi atas dakwaan.(red)

Loading...