Pelaku Tindak Kejahatan di Sumut Rata-Rata Konsumsi Narkoba

155

08102016017-pelakuM24.CO | MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi mengatakan, peredaran narkoba di Sumut sangat berpengaruh terhadap rusaknya generasi bangsa. Oleh karena itu, instansi terkait harus bekerja sama untuk menyelesaikan masalah tersebut.

“Seandinya barang bukti ini lolos, berapa ratus ribu orang generasi penerus bangsa yang rusak. 1 gram dipakai untuk lima orang, jadi sudah berapa orang coba,” ujarnya dalam rilis ungkapan kasus narkoba Poldasu dan BNNP Sumut di Aula Tribrata Poldasu, Senin (31/10).

Ditambahkannya lagi, informasi dari Lembaga Pemasyarakatan yang berada di Sumut, rata-rata pelaku tindak kejahatan seperti pelaku perampokan, pembunuhan, begal dan lainnya positif menggunakan narkoba.

“Kalau sudah mengunsumsi narkoba, yang mengendalikan bukan lagi diri sendiri. Orantua pun bisa dibunuh, anak sendiri pun bisa diperkosa. Beberapa waktu lalu tentu masih kita ingat ada anak membunuh orangtua, itu karena narkoba,” terangnya.

Oleh karena itu, ditambahkannya, kepada para tersangka yang terjerat kasus narkoba nantinya jangan melakukannya lagi, melainkan mencari uang dengan cara yang halal. Tapi jangan merusak anak-anak bangsa.

“Saya ingatkan kepada para tersangka, coba bayangkan kalau anak-anak Anda yang mengonsumsinya, saudara atau keluarga Anda. Narkoba merupakan bahaya laten terhadap masyarakat yang harus diketahui publik,” tambahnya. (tun)

 

Loading...