Pelecahan Seksual Sidimpuan, Supir Bejat Itu Hanya Berjanji Bertanggung Jawab, Lantas Korban Mau..

373

Pellecehan SeksualM24.CO – PADANG SIDIMPUAN – Modus pelaku pelecehan seksual terhadap anak bervariasi. Mulai dari memberikan uang saku, perhatian hingga mengaku akan bertanggungjawab bila terjadi sesuatu. Hal itulah yang dialami Mawar, bocah kelas VI SD Padang Sidimpuan, kemarin. Supir angkot yang menjadikan tubuhnya pemuas nafsu selama setahun berjanji akan bertanggungjawab bila terjadi sesuatu alias hamil. Rayuan maut itu ternyata membuat Mawar yang ingusan ini langsung percaya. Akhirnya, tubuh kecilnya diberikan kepada E (40).

Demikian diungkapkan, Kapolres Kota Padang Sidimpuan M.Helmi.Lubis S.IK Melalui Kasat Reserse Kriminal, AKP DB Diriono SH yang  sampaikan Kanit PPA, Iptu Maria Marpaung, Selasa (9/8) kepada M24.CO.

Dari informasi yang diberikan Mawar kepada pihak kepolisian setempat, pelecehan seksual ternyata juga dilakukan oleh A (24). “Jadi awalnya mereka kenalan waktu dia duduk dikelas V SD. Dari perkenalan itu mereka menjalin hubungan asmara. Pada waktu itu, dia diajak untuk mencuci mobil. Selesai mencuci mobil, mereka masuk ke gudang dengan alasan menyimpan mobil. Didalam itu dia dirayu untuk melakukan hubungan seksual. Itu yang pertama kami dilakukan oleh E. Pelaku mengaku akan bertanggungjawab. Makanya dia mau,” ungkapnya.

Tak berapa lama, Mawar berkenalan dengan A. Pelaku kedua ini membawanya keliling dengan menggunakan angkutan kota yang dikendarainya. Peristiwa itu terjadi Minggu (7/8). Hingga hari Senin (8/8) Mawar tidak kembali ke rumah. Orang tua korbanpun mencari kemana mana. Tapi tidak membuahkan hasil.

Dari keterangan Mawar, ternyata A membawanya bermalam di gubuk persawahan di Sihitang, Kecamatan Padangasidimpuan Tenggara. Di gubuk tersebut, pelaku melancarkan aksinya untuk mencabuli korban.

“Dari situ pulang sudah jam 9 malam. Dia takut pulang ke rumah. Baru dia diturunkan di Sihitang, Padang Sidimpuan Tenggara, tepatnya di belakang Akbid Matorkis, di pondok pondok sawah, disitulah kejadiannya. Itu sebelum dia (Pelaku) melakukannya, dia bilang pokoknya aku menanggungjawabi ini, kamu sekolah dulu,” runut Maria yang mendengar kesaksian korban.

Kasus ini kini telah ditangani oleh pihak kepolisian setempat. Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap 2 pelaku. (Sabar)

Loading...