Pemilik rumah sewa dianiaya ditelanjangi

19

MEDAN-M24 | Datang ke rumah sewa miliknya, Lastri boru Sitanggang (40) justru dianiaya dan ditelanjangi tetangganya.

Perempuan yang tinggal di Jln Panca, Ling V, Kel Harjosari II, Kec Medan Amplas, kemudian membuat pengaduan di Polsek Patumbak, Senin (2/7). Ia datang bersama tujuh rekannya karena ingin melaporkan penganiayaan yang dilakukan Risna Hutabarat, warga Jln Kebon Kopi, Pasar VIII, Desa Marendal I, Kec Patumbak.

Lastri cerita peristiwa itu dialaminya, Minggu (1/7) pagi. Dia datang ke rumah sewanya yang berada persis di seputaran kanal. Kedatangannya karena Melva boru Manulang penyewa rumah miliknya ribut dengan Risna Hutabarat yang merupakan tetangga Melva.

“Melva yang menyewa rumah saya bilang kepada Risna agar jangan meletakkan becak mereka di depan jalan masuk ke rumah yang disewa Melva,” ujar Lastri.
Sambung Lastri, Risna marah dan mendorong Melva. Bahkan mengeluarkan caci maki.
“Siapa kau, orang miskinnya kau. Kok bisa pulak kau melarang aku meletakkan becak aku di sini,” kata Lastri mengulang perkataan Risna.

Tambah Lastri, sesampainya di situ, Risna langsung memukul pipi kanannya, mendorongnya hingga menelanjanginya di depan umum.

“Kenapa kau, gak senang kau aku letak becakku di sini. Lapor polisi sana, gak takut aku. Siapa yang lebih banyak uang,” ujar Lastri mengulang omongan Risna.
Disebutkan Lastri, semua warga di lingkungan tempat tinggalnya sudah muak dengan perlakuan Risna yang suka menganiaya warga.
“Kami datang ke sini ada 8 orang dan semuanya pernah dianiaya sama si Risna. Makanya kami buat laporan,” ujarnya seraya menyatakan pihaknya ingin Risna ditangkap polisi.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Patumbak Iptu M Ainul Yaqin saat ditanya tentang laporan penganiayaan dengan nomor: STPL/366/VII/2018/SU/Polrestabes Medan / Sek Patumbak membenarkan adanya laporan tersebut.
“Kita menampung semua laporan dari masyarakat dan pasti akan kita tindaklanjuti,” kata Yaqin. (ahmad)

Loading...