Penganiaya anak wartawan divonis 1 tahun penjara

17

Ansah – Medan | Riko Handayani Siregar alias Eko divonis setahun penjara oleh Ketua Majelis Hakim, Irwan Effendi. Dia merupakan terdakwa penganiaya Rizky Ananda, anak dari Tuah Armady alias Opung yang merupakan wartawan harian salah satu media cetak di Medan.

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 351 tentang penganiayaan. Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa selama 12 bulan,” jelas Ketua Majelis Hakim, Irwan Effendi pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (8/5) sore itu.
Menanggapi putusan tersebut, baik terdakwa maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Medan, Mathias Iskandar yang sebelumnya menuntut terdakwa selama 20 bulan penjara menyatakan pikir-pikir.

Sebelumnya, dalam surat dakwaannya jaksa menyebutkan, terdakwa Eko warga Jln Denai, Gg Mulajadi, Medan melakukan penganiayaan terhadap Rizky Ananda bersama beberapa orang temannya yang belum tertangkap.

Penganiayaan terjadi di kios Arsenal Data milik Rizky Ananda pada 5 November 2017 malam. Saat itu, Eko emosi ketika Rizky melarangnya membuat keributan di kiosnya.
Eko yang sehari-harinya pedagang ponsel bekas itu cekcok dengan pembeli karena ponsel yang dijualnya rusak. Ternyata Eko tidak terima larangan tersebut lantas bersama teman-temannya mengobrak-abrik dagangan Rizky. Tidak cuma itu Rizky dipukuli dan barang-barang berharga miliknya dirampas.

Loading...