Penggelapan Ratusan Mobil Mewah, Nova Zein Dihukum 3,4 Tahun Penjara

PN MEDAN-M24 | Ade Nova Fauziah alias Nova Zein tampak santai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Medan. Terdakwa kasus penggelapan ratusan mobil mewah ini dijatuhi hukuman oleh majelis hakim selama 3,4 tahun penjara, Kamis (19/7).

Selain Nova Zein, ketiga rekannya Chairul Bariyah dan Usman dan Pulungan dihukum 2 dan 1,4 tahun kurungan penjara.

Dalam amar putusannya, Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan, Jhony Jonggy Simanjuntak menyampaikan, sesuai fakta-fakta persidangan berupa keterangan para saksi maupun alat bukti, Nova Zein dan jaringannya terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan sebagaimana diatur dalam pasal 372 dan 378 KUHPidana jo pasal 55 ayat 1 ke-1.

Loading...

“Mengadili menyatakan para terdakwa yang diadili dalam berkas terpisah (spilit), terbukti bersalah secara dan meyakinkan melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan yang dilakukan secara bersama-sama. Menghukum Nova Zein 3 tahun 4 bulan, Chairul Bariyah 2 tahun 4 bulan, Usman 2 tahun dan Pulungan 1 tahun 4 bulan,” ujarnya.

Sementara itu, dalam nota tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejatisu, Emmy meminta hakim agar menjatuhkan hukuman kepada Nova Zein selama 3 tahun 8 bulan, Chairul Bariyah 3 tahun, Usman dan Pulungan 2 tahun.

Sebelumnya Nova Zein Cs didakwa melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan mobil mewah mencapai 100an unit. Dalam aksinya, keempatnya menebar janji-janji kepada para pemilik mobil akan mendapatkan sejumlah uang setiap bulan, sehingga para korban percaya dan memberikan mobilnya.
Sedangkan untuk perikatan akta notaris, dilakukan di kantor notaris Chairunnisa Medan.

Diketahui, selain masyarakat biasa, kalangan PNS, Jaksa maupun Polisi turut menjadi korban karena tergiur dengan janji manis Nova Zein. Selain itu, oknum Polisi bernama Andika yang masih bersidang di PN Medan juga turut terlibat dalam aksi Nova Zein Cs. Namun, majelis hakim belum membacakan vonis terhadapnya. (ali/ansah)

Loading...