Penyidik Kejatisu Periksa Maraton Dirut Bank Sumut dan Direktur Pemasaran

417
Dirut Bank Sumut Rizliyanto (atas) dan Direktur Pemasaran, Ester Junita Ginting (bawah)

Terus Mendalami Penyidikan Dugaan Korupsi

Dirut Bank Sumut Rizliyanto (atas) dan Direktur Pemasaran, Ester Junita Ginting (bawah)
Dirut Bank Sumut Rizliyanto (atas) dan Direktur Pemasaran, Ester Junita Ginting (bawah)

M24.co-MEDAN-

Selama dua hari, penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) melakukan pemeriksaan terhadap Direktur Utama (Dirut) PT Bank Sumut, Rizliyanto dan Direktur Pemasaran, Ester Junita Ginting.

Keduanya diperiksa secara marathon, karena penyidik terus mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan kendaraan operasional Bank Sumut senilai Rp 18 Miliar yang bersumber dari Rencana Anggaran Kerja (RAK) tahun 2013.

Pada, Senin (8/8/2016), Dirut PT Bank Sumut dan Direktur Pemasaran tiba pukul 10.00 WIB di Gedung Kejati Sumut untuk diperiksa penyidik diruang Pidsus. Keduanya diajukan belasan pertanyaan terkaiat kasus dugaan korupsi Bank Sumut dan usai pemeriksaan pukul 17.30 WIB.

Hari ini, Selasa (9/8/2016), keduanya dipanggil kembali menjalani pemeriksaan lanjutan. Keduanya tiba di kantor Kejati Sumut sekira pukul10.00 WIB dan usai diperiksa penyidik Pidsus sekira pukul 18.00 WIB.

Pemeriksaan Dirut PT Bank Sumut, Rizliyanto dan Direktur Pemasaran, Ester Junita Ginting ini dibenarkan Kepala Seksi Penerangan Huum (Kasipenkum) Kejati Sumut, Bobbi Sandri melalui KAsubsi, Yosgernold Tarigan kepada Metro24.co, Selasa (9/8/2016).

“ Keduanya diperiksa terkait kasusdugaan korupsi pengadaan kendaraan operasional Bank Sumut senilai Rp 18 Miliar yang bersumber dari Rencana Anggaran Kerja (RAK) tahun 2013. Penyidik menilai, keduanya penting untuk diperiksa. Selama dua hari keduanya diperiksa. Meski pada waktu sebelumnya jga sudah pernah diperiksa beberapa kali,” katanya.

Disinggung, apakah keduanya akan menyusul 5 orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Yos belum bisa menyampaikan. “ Kita menunggu hasil penyidikan dari tim penyidik Pidsus,” sebutnya singkat.

Kerugian Negara Rp 11 Miliar

Sebelumnya, penyidik Pidsus Kejati Sumut pada Rabu (20/7/2016) telah menahan 2 tersangka dari 5 tersangkakasus tindak pidana korupsi pengadaan sewa mobil dinas dan operasional pada PT. Bank sumut tahun 2013. Keduanya yakni, Muhammad Yahya selaku mantan Direktur Operasional PT Bank Sumut dan M. Jefri Sitindaon ST selaku mantan Asisten 3 Divisi Umum PT Bank Sumut.

Diketahui, pada waktu itu terkait jumlah kerugian negara telah keluar dari BPKP Sumut. “kerugian negara kurang lebih sebesar Rp 11 miliar dan hal ini kemudian menjadi fakta bagi penyidik dalam penyidikan kasus ini,” jelasnya.

Untuk diketahui sebelumnya Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara sebelumnya menetapkan Lima tersangka dalam kasus pengadaan kendaraan operasional Bank Sumut senilai Rp 18 Miliar yang bersumber dari Rencana Anggaran Kerja (RAK) tahun 2013.(red)

Loading...