Penyidikan Berkas Ramadhan Pohan Mandek, Kejatisu Surati Poldasu

182

M24.CO|MEDAN
Setelah berkas perkara tahap I (P-19) Ramadhan Pohan dan Savita Linda Hora Panjaitan atas kasus dugaan penggelapan dan penipuan senilai Rp4,5 miliar dilimpahkan Poldasu ke Kejatisu, yang selanjutnya diteliti oleh Jaksa peneliti Kejatisu, dinyatakan jika berkas itu masih banyak kekurangan. Berkas itu akhirnya dikembalikan untuk kemudian dilengkapi oleh penyidik Subdit II/Hardabangtah Ditkrimum Poldasu beberapa waktu lalu.

Namun hingga kini penyidik Subdit II/Hardabahtang belum juga mengirim berkas tersebut untuk tahap II (P-20). Karena itu, Kejatisu melayangkan surat ke Poldasu untuk mempertanyakan sudah sampai dimana berkas perkara untuk kedua tersangka itu. Namun hingga kini surat itu belum juga mendapat jawaban.

“Tahap pertama (P-19) sudah dikirim, tapi setelah diteliti ternyata masih banyak kekurangan. Karena itu dikembalikan lagi, tapi sampai sekarang berkas tahap dua (P-20) masih belum dikirim, sehingga pekan lalu kita layangkan surat ke penyidik Poldasu untuk mempertanyakan sudah sampai dimana berkas itu,” ujar Kasipenkum (Kepala Seksi Penerangan Hukum) Kejatisu, Bobbi Sandri kepada wartawan.

Namun Bobbi tidak dapat menjawab secara pasti saat wartawan mempertanyakan apakah kedua tersangka itu akan ditahan jika sudah diserahkan oleh penyidik Poldasu. “Kalau itu belum tau, tergantung Jaksanyalah,” ujar Bobbi.

Seperti diketahui, Ramadhan Pohan dan juga Savita Linda Hora Panjaitan dilaporkan oleh LHH Sianipar ke Poldasu pada tanggal 13 Maret 2016 lalu atas dugaan penipuan dan penggelapan senilai Rp4,5 miliar. Seiring perkembangan penyidikan, keduanya akhirnya ditetapkan sebagai tersangka, namun tidak ditahan oleh penyidik Poldasu. (red)

Loading...