Perampok Antarprovinsi Roboh Ditembak

KISARAN-M24 | Unit 2 Subdit III (Jatanras) Ditkrimum Polda Sumut bersama Unit Jatanras Satreskrim Polres Asahan terpaksa mengambil tindakan tegas. Sahrul Romadon (28) roboh setelah dua kakinya dihadiahi timah panas.

Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Ricky didampingi Kanit Jatanras, Ipda Khomaini menjelaskan, Jumat (5/10), Sahrul tercatat sebagai warga Jln DI Panjaitan, Lorong Jamajama, RT 28, RW 10, Desa Pelaju, Kec Pelaju Ulu, Kab Sebrang Ulu II, Prov Sumatera Selatan (Sumsel).

Ia ditangkap karena terlibat tindak pidana curat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHPidana dengan modus gembos ban dan pecah kaca dengan lokasi kerja antar lintas provinsi, Rabu (3/10).

Loading...

Peristiwa itu, tutur Ricky, berawal korban Amirullah yang baru mengambil uang dari Bank Sumut Cabang Kisaran, Senin (24/9) pagi. Saat perjalanan pulang, tepatnya di KFC Kisaran, Simpang Bunut, ban mobil yang dikendarai korban kempes.

Korban lalu memarkir mobilnya lalu berjalan ke arah bengkel yang tak jauh dari lokasi. Saat itu, pelaku mendatangi dan memecahkan kaca mobil korban. Selanjutnya mengambil tas dari bangku depan sebelah kiri.

Peristiwa itu pun dilaporkan korban ke Polres Asahan dengan nomor: LP/516/IX/ 2018/SU/Res Ash tanggal 24 September 2018. Unit Jatanras Satreskrim Polres Asahan pun melakukan penyelidikan terkait ciri-ciri pelaku berdasarkan rekaman CCTV di sekitar lokasi dan Bank Sumut cabang Kisaran.

Selasa (2/10), Unit Jatanras Polres Asahan bersama Unit 2 Subdit III (Jatanras) yang dipimpin Kompol Hendra Eko SH SIK MH dan Katim IT Ditkrimum Polda Sumut pimpinan AKP Bayu Putra Samara SIK mendapat informasi kelompok pelaku gembos ban dan pecah kaca asal Palembang mau melakukan aksinya kembali di seputaran Sumut.

Kemudian, Rabu (3/10) sekitar pukul 11.30 WIB, tim mendapatkan informasi bahwa pelaku sedang berada di Kota Medan, tepatnya di Hotel Sumatera. Setelah pengintaian 20 jam akhirnya Sahrul ditangkap dari dalam kamar hotel.

Kanit Jatanras Polres Asahan, Ipda Khomaini menambahkan, saat pengembangan untuk mencari tersangka lain, Sahrul mencoba melukai petugas sembari melarikan diri. Akibatnya, petugas mengambil tindakan tegas dan terukur kepada dengan menembak kedua kaki tersangka.

Dari interogasi, tersangka mengaku beraksi bersama tiga rekannya seperti Iyang (29), warga Jln DI Panjaitan, Kec Sebrang Hulu II, Palembang (eksekutor), Andi (30), warga Palembang (pilot) dan Johan (40), warga Jln Sentosa Palembang (otak pelaku).

Tersangka diketahui telah beberapa kali beraksi dengan modus yang sama. Seperti di Kota Duri berhasil menggasak uang tunai Rp20 juta, di Limapuluh, Kab Batubara (gagal), di Kota Pinang, Kab Labusel tidak mendapatkan uang, di Jambi (gagal) dan Kota Pekanbaru.

Selanjutnya tersangka bersama barang bukti berupa 1 tas sandang hitam, 1 celana panjang, 1 sendal, 2 unit HP, serta 7 kartu ATM langsung diboyong ke Mapolres Asahan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. “Kita berharap agar pelaku lainnya dapat segera diringkus,” harap Khomaini. (khairul)

Loading...