Perempuan Pembunuh Suami Divonis 10 Tahun, Keluarga Korban Ngamuk-Ngamuk

PN MEDAN-M24 | Terbukti melakukan pembunuhan terhadap suaminya Hendra, Ajizah (33) divonis selama 10 tahun oleh Ketua Majelis Hakim, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Gosen Butarbutar, Kamis (23/8) sore.

“Terdakwa Ajizah terbukti melakukan unsur-unsur penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. Terdakwa terbukti melanggar Pasal 353 ayat (3) KUHPidana. Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa selama 10 tahun,” pungkas Majelis Hakim.

Menanggapi vonis tersebut, baik terdakwa maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU) Aisyah yang sebelumnya menuntut terdakwa selama 14 tahun penjara menyatakan pikir-pikir.

Loading...

Pantauan awak media, keluarga korban langsung tak terima dengan vonis tersebut. Seusai Majelis Hakim menutup persidangan, mereka langsung mencaci maki terdakwa.

“Cuma 10 tahun, sini kau Ajizah biar ku kasih tau kau rasanya anakku meninggal. Pembunuh kau Ajizah. Kemari kau Ajizah. Kalau 10 Tahun hukuman semua mudah membunuh. Dasar pembunuh kau,” teriak seorang perempuan yang mengaku ibu almarhum Hendra.

Mendengar amukan keluarga korban, security yang berjaga berusaha menenangkan dan mengarahkan keluarga korban keluar ruang sidang Cakra IX PN Medan. Sedangkan terdakwa Ajizah langsung diamankan ke sel tahanan.

Untuk diketahui, peristiwa pembunuhan yang dilakukan Ajizah kepada suaminya Hendra terjadi pada Kamis 4 Januari 2018 silam. Saat itu Ajizah curiga perilaku suaminya yang keluar malam hari untuk menemui wanita lain.

Ajizah emosi melihat suaminya marah dan tidak mengaku saat ditanya kemana pergi malam-malam. Puncaknya, Ajizah menikam paha kiri Hendra dengan sebilah pisau. Nyawa Hendra tak tertolong dan akhirnya menghembuskan nafas terakhir di RS Sufina Azis dihari yang sama. (ansah)

Loading...