Pernah 2 Kali Dipenjara, Maling Spesialis Pecah Kaca Mobil Didor

14

LABUHAN-M24 | Parlindungan Manalu alias Koven (32) warga Jln Komplek Lama Lorong 7, Kel Sei Mati, Kec Medan Labuhan, akan jadi penghuni penjara untuk ketiga kalinya. Maling spesialis pecah kaca mobil ini juga harus merasakan peluru bersarang di kakinya.

Kapolsek Medan Labuhan Kompol Hendris Tampubolon melalui Kanit Reskrim Iptu Bonar Pohan menuturkan, Koven diringkus, Selasa (14/8). Teman pelaku berinisial S kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

Ditambahkannya, Koven sudah bermain modus pecah kaca mobil 2 tahun lalu. Dia juga sudah dipenjara sebanyak 2 kali. Terakhir pada tahun 2018, dia divonis 4 bulan penjara di Lapas Labuhan Deli.

Dari tangan pelaku, katanya, diamankan barang bukti 1 kreta Yamaha Jupiter MX warna kuning hitam tanpa nomor polisi, 1s et alat hisap sabu, 4 buku tabungan BCA, SIM A, SIM C, dan KTP milik korban, 2 STNK milik korban, 1 HP Samsung warna putih, 1 helm milik tersangka, 4 paku runcing guna gembos ban, 1 lembar cek milik korban senilai Rp50 juta, 1 lembar kwitansi jual beli milik korban dan 1 bundal bon faktur.

Penangkapan terhadap pelaku berdasarkan laporan korban Handoyo Vinargo (25) warga Jln Asia Gg Suasa, Kel Sei Rengas, Kec Medan kota. Dalam laporan, korban mengatakan kaca mobilnya dipecah saat pakir di kawasan Mabar, Kec Medan Deli. Korban baru saja mengambil uang dari BCA KIM I Mabar. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp27 juta.

Sambungnya, Koven digrebek ketika bermain judi dingdong. Namun saat dilakukan pengembangan untuk menangkap temannya S, Koven memukul petugas. “Anggota memberikan tindakan tegas dan terukur kepada tersangka,” jelas Pohan. (mag1)

Loading...