Personel Ditreskrim Poldasu kritis dikeroyok preman

64

Tiopan-Ahmad-Medan | Saat berkunjung ke rumah teman wanitanya, Bripka Erik P Tambunan dikeroyok Ayub Cs. Personel Ditreskrimum Polda Sumut ini pun ditemukan warga dalam kondisi memprihatinkan.

Sejumlah preman menganiaya seorang personel Polda Sumut hingga sekarat di kawasan Kampung Sejahtera (Kubur), Jln Arilangga, Kec Medan Petisah, Sabtu (14/4) dinihari.

Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Maringan Simanjuntak mengatakan, korban diketahui bernama Bripka Erik P Tambunan. Informasi diperoleh, aksi penganiayaan personel Subdit III Jatanras Direkrorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut itu dilakukan oleh Ayub Cs. Diduga para pelaku nekat menganiaya Erik akibat dendam. Pasalnya, beberapa waktu lalu, Erik dan Ayub Cs diketahui terlibat baku hantam di lokasi hiburan malam New Zone.

Ketika berjoget, keduanya bersenggolan. Namun, keributan saat itu dapat dilerai pengunjung lainnya. Jika Erik merasa perselisihan itu telah selesai, tidak dengan Ayub Cs yang terus mencari keberadaan anggota Polri tersebut. Puncaknya, Sabtu (14/4) sekitar pukul 15:00 WIB, Erik mendatangi kediaman temannya, Dina di Jln Air Langga Ujung, Kec Medan Petisah.

Ayub mengajak rekannya Ramki dan Karen mendatangi Erik dan langsung menganiayanya dengan pemukul baseball, pisau dan botol kaca yang telah dipersiapkan. Akhirnya, Erik berhasil selamat setelah melompat ke arah Sungai Babura. Korban diselamatkan oleh warga setempat dan dilarikan ke rumah sakit. Akibat penganiayaan itu, Erik mengalami luka di bagian kepala, bibir pecah, tangan kanan lecet dan kaki kanan koyak. Tak cuma itu, senjata api jenis Revolver yang dipinjampakaikan kepadanya pun sempat hilang.

“Benar, ada personel Ditreskrimum Polda Sumut, Bripka Erik P Tambunan dikeroyok di Kampung Kubur. Begitu mendapatkan informasi itu, kita langsung membentuk Tim untuk memburu para pelaku serta mencari senjata api miliki Erik,” ujar Maringan Simanjuntak didampingi Kanit VC Polda Sumut, Kompol Daniel Marunduri dan Panit I Unit III Dit Reskrimum Poldasu, AKP Fery Kusnadi, Sabtu (14/4) malam di halaman Polsek Medan Baru.

Tak butuh waktu lama, lanjut Maringan, petugas berhasil menemukan senpi milik Erik. Dari hasil negosiasi yang didampingi Kepala Lingkungan (Kepling) Kampung Sejahtera, Halim dan Anei Cili, senpi diamankan dari tangan Kasna Boti, yakni ibu tiri Ramki dan Karen yang diterima langsung AKP Ferry Kusnadi. Saat diperiksa, senpi tersebut masih utuh dan lengkap dengan 5 butir amunisi.

“Identitas para pelaku sudah kita ketahui. Seorang pelaku merupakan pelaku penembakan terhadap terhadap tiga orang wartawan pada Minggu, 29 November 2015 silam. Polda, Polres, Polsek terlibat mencari pelaku. Kami usahakan cepat menangkapnya. Itu memang harus ditangkap,” tandas Panit I Unit III Ditreskrimum Poldasu, AKP Fery Kusnadi.

Loading...