Poldasu bekuk pembantai sekeluarga di Aceh

38

Ahmad-Yan febri-Medan | Tim Subdit III Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut meringkus pelaku pembantaian satu keluarga di Kota Banda Aceh, Provinsi Nanggore Aceh Darussalam.

Inormasi dihimpun Rabu (10/1) malam, tersangka berinisial Ridwan (23) warga Dusun Kulam Beude, Desa Paya Seumantok, Kec Krueng Sabe, Kab Aceh Jaya.

Tersangka diamankan di Bandara Kualanamu. Tersangka kemudian diboyong ke Polres Deliserdang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Usai pemeriksaan, tersangka akan diterbangkan ke Polres Banda Aceh.

Dir Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian, mengatakan saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan. “Besok (Kamis 11/1) siang akan kita rilis. Sabar ya rekan-rekan,” katanya.

Diketahui, satu keluarga pengusaha Tionghoa asal Medan, ditemukan tewas di sebuah ruko distributor tempat tinggalnya di Jln Panglima Polem, Gampong Mulia, Kec Kuta Alam, Banda Aceh, Senin (08/1) malam.

Para korban adalah Minarni (40), Tjisun (45), dan seorang anak laki-laki bernama Callietos NG (8). Polisi setempat menyebut, temuan jasad korban berawal saat keluarga di Medan meminta warga untuk mengecek Tjisun karena beberapa hari belakangan ini tak ada kabar.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin, menyebut korban baru enam bulan menetap di Banda Aceh untuk menjalankan distributor bisnis makanan ringan. Pada Senin malam, polisi bersama warga mengecek ruko korban. Saat pintu ruko dibuka, barang-barang terlihat berantakan. Kemudian, ketiga jasad korban ditemukan di tempat terpisah.

Jasad Minarni, ditemukan tanpa busana dan bersimbah darah di ruang tengah, kemudian bersamaan jasad anaknya, Callietos NG ditemukan di ruang tengah juga bersimbah darah dengan sejumlah luka. Sedangkan Tjisun yang disebut-sebut suami Minarni, ditemukan tewas di kamar mandi, juga bersimbah darah dan luka.

Hingga Selasa (9/1) dinihari, polisi masih melakukan olah TKP dan jasad korban diotopsi di RSU Zainal Abidin Banda Aceh.

Selanjutnya, Rabu (10/1) sekira pukul 17.40 WIB, tim dari Polda Aceh dan Sat Reskrim Polres Deliserdang berhasil mengamankan Ridwan, sang pembantai dan pemerkosa korban. Penangkapan Ridwan berkat informasi yang diperoleh polisi jika tersangka akan kabur melalui Bandara Kualanamu. Berdasar iformasi tersebut tim kepolisian pun langsung bergerak ke Bandara Kualanamu.

Petugas membagi beberapa tim, yakni tim pencari keberadaan Ridwan di ruang tunggu dan tim lainnya di luar terminal penumpang Bandara Kualanamu. Hasilnya Ridwan berhasil diamankan di Lantai I Bandara Kualanamu. Setelah diamankan selanjutnya Ridawn diboyong ke Mapolres Deliserdang.

Kabarnya Ridwan tiba di Bandara Kualanamu dengan menumpang mobil rental dari Aceh. Ridwan bermaksud terbang melalui Bandara Kualanamu. Namun belum sempat membeli tiket tersangka keburu diamankan.

Manajer Humas Bandara Kualanamu, Wisnu Budi Setianto, membenarkan adanya penangkapan tersangka di bandara. “Infonya memang ada penangkapan. Tetapi apa kasusnya kita tidak tahu. Soalnya tidak ada koordinasi dengan kita,” tukas Wisnu.

Loading...