Polisi & anggota LSM merampok sopir truk

58

KARO-M24 | Satreskrim Polres Karo mengamankan seorang oknum polisi saat hendak merampok sopir truk Colt Diesel di Jln Jamin Ginting, Kabanjahe, Kamis (23/5).

Kapolres Karo, AKBP Benny Remus Hutajulu SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Ras Maju Tarigan menjelaskan, oknum polisi tersebut berinisial AG dengan pangkat Briptu dan bertugas di Unit Shabara Polres Karo. Penangkapan berawal laporan Taufik (31) dan Zulkifli (27), keduanya warga Meulaboh Aceh yang lolos dari percobaan perampokan.

Ceritanya, ketika itu Taufik dan Zulkifli membawa truk bermuatan barang kelontong dari Medan menuju Meulaboh. Saat melintas di lokasi, mobil Suzuki Escudo warna hijau BK 461 KK mengejar dari belakang. Taufik lalu membelokan truknya ke Terminal Bawah Kabanjahe dan berpura-pura membeli rokok.

Kemudian, pelaku berinisial RL datang dan menanyakan muatan truk. Kemudian AG datang dan mengatakan dirinya anggota kepolisian. Curiga, kernek langsung menaikan kaca jendela dan menyuruh sopir untuk tancap gas. Setiba di Jln Mariam Ginting Taufik menabrakan mobilnya ke tiang SPBU hingga menjadi perhatian warga.

Namun kedua pelaku memaksa Taufik untuk melarikan truknya ke arah Merek. Saat di Desa Lambar, Kec Tigapanah, Taufik menabrak mobil pelaku yang menghadang hingga masuk ke parit. Setelah meminta bantuan warga, kedua pelaku kembali mengejar truk.

“Di depan SPBU Merek Desa Dokan, kedua pelaku melempar kaca truck dengan batu dan mengancam dengan senjata tajam agar sopir berhenti,” papar Ras Maju.

Sebelum turun, Taufik menelpon rekannya yang tinggal di Kabanjahe untuk melapor ke polisi. Berhasil, personel Satreskrim Polres Karo pun tiba di lokasi dan mengamankan kedua pelaku. RL diamankan dari kamar mandi sedangkan AG diringkus dari dalam mobil.

Dari tangan RL yang mengaku wartawan dan anggota LSM, petugas menemukan 1 paket sabu dibungkus selembar kwitansi dan tisu yang sempat dibuang ke lubang wastafel. Sementara dari dalam mobil ditemukan 1 bong aqua, 3 batu besar. Hasil pemeriksaan, tes urine keduanya positif memakai narkoba. “Oknum polisi tersebut sedang dalam proses pemecatan karena tidak pernah lagi bertugas,” beber Ras Maju Tarigan.

Petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi diantaranya petugas SPBU Laudah. Mereka mengaku tak ada menyuruh pelaku mengejar truk karena telah merusak fasilitas SPBU.

“Kita tunggu penyelidikan selanjutnya, karena banyak alibi-alibi dari tersangka. Jika terbukti, kedua tersangka dikenai Pasal 363 junto 365 KUHP percobaan dan perampokan, Pasal 170 dan UU No.35 Tahun 2009 atau pasal berlapis,” pungkas Kasat. (herry)

Loading...