Polisi diminta tangkap pelaku begal di bawah tol Denai

22

Wandi – Medan | Aksi kejahatan makin marak terjadi di wilayah hukum Polsek Medan Area. Masyarakat sekitar Jln. Panglima Denai maupun pengguna jalan dibuat resah. Karena itu, maayarakat meminta pihak kepolisian memberi rasa aman dan nyaman.

Masyarakat menyebutkan, aksi begal kembali terjadi di bawah jembatan tol Jln. Panglima Denai, Sabtu (5/5) sekitar pukul 23.00 Wib. Kreta yang dikendarai korban dibawa penjahat. Tak cuma itu, HP Samsung dan uang korban juga disental.

Kejadian naas itu menimpa Rifai Husein (28) warga Menteng VII, Medan Denai. Saat itu korban baru pulang dari rumah pacarnya di Jln. Mandala By Pass.

“Kita berharap agar pihak kepolisian di wilayah hukum Polsek Medan Area terjun ke jalan melakukan patroli. Sebab, aksi pembegalan kerap terjadi pukul 21.00 Wib hingga pukul 04.00 Wib,” pungkas Ramos (45), warga setempat, Senin (7/5).

Selain Ramos, Rahmat (39) menimpali, sebulan ada lima atau empat korban jadi korban bandit jalanan. Jika pelaku beraksi, tidak melukai atau menciderai korban. Hanya saja, barang berharga milik korban diambil para penjahat amatiran ini.

“Dari sekian kejadian, sudah dua pelaku diamuk massa dan diserahkan ke polisi. Jadi, sistem pengamanan yang dilakukan polisi belum maksimal,” ujarnya.

Menyikapi itu, Kapolsek Medan Area, Kompol Jesmi Girsang mengatakan, laporan korban pembegalan akan dilakukan olah tempat kejadiian perkara (TKP) dengan memeriksa sejumlah saksi.

“Pihak kepolisian tetap melakukan serangkaian untuk mengantisipasi tindak kejahatan di titik-titik rawan. Baik itu patroli, termasuk imbauan dari Binmas. Kita juga berharap masyarakat senantiasa tetap waspada dan menjadi polisi bagi diri sendiri,” pungkasnya.

Loading...