Pria Asal Tapsel Mencuri Untuk Beli Sabu

8

PERCUT-M24 | Candu sabu membuat pria asal Tapanuli Selatan (Tapsel) ini menjadi pencuri. Aksinya kandas ketika beraksi di rumah bermarga Sinaga. Dia dimassa hingga babak belur.

Info diperoleh, pelaku mengaku bermarga Batubara (32). Dia ketahuan membobol rumah Sinaga di Desa Cinta Damai, Kec Percut Sei Tuan, Minggu (19/8) sekitar pukul 00.30 WIB. Dini hari itu, Sinaga baru pulang menonton organ tunggal memeriahkan HUT ke-71 RI. Sampai di rumah yang letaknya di belakang kantor desa, Sinaga heran karena pintunya terkunci dari dalam.

Ia mendobrak pintu. Sesaat pintu terbuka, dia mendapati Batubara bersembunyi di rumahnya. Bukan itu saja, TV, kompor gas dan HP miliknya hilang.
Tak lama, warga yang mengetahui adanya pencurian, berdatangan ke rumah Sinaga. Mereka menghajar Batubara. Tak tahan mendapat pukulan dan tendangan, Batubara mengaku melakukan pencurian bersama Patar Purba (40) warga Desa Cinta Damai, Kec Percut Sei Tuan. Hasil curian disembunyikan di kebun sawit sebelah rumah Patar Purba, yang saat itu sudah kabur.

Batubara juga mengaku sudah 3 bulan tinggal di rumah Patar Purba. Dia dan Patar Purba telah mencuri sawit milik seorang bermarga Nainggolan. Lalu telur milik seorang bermarga Sinaga. Keduanya tinggal di Desa Cinta Damai, Kec Percut Sei Tuan. Hasil curian itu dipakai keduanya untuk membeli sabu.
Sementara menurut Aritonang, warga sekitar, Patar Purba disebut-sebut malam dilarikan adiknya ke luar dari kampung mereka. Itu dilakukan karena temannya bermarga Batubara ditangkap.
Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Iptu MK Daulay kepada M24 saat ini tersangka sedang diperiksa. Untuk Patar Purba, sebutnya, sudah masuk daftar pencarian orang (DPO). (irwan)

Candu sabu membuat pria asal Tapanuli Selatan (Tapsel) ini menjadi pencuri. Aksinya kandas ketika beraksi di rumah bermarga Sinaga. Dia dimassa hingga babak belur.

Info diperoleh, pelaku mengaku bermarga Batubara (32). Dia ketahuan membobol rumah Sinaga di Desa Cinta Damai, Kec Percut Sei Tuan, Minggu (19/8) sekitar pukul 00.30 WIB. Dini hari itu, Sinaga baru pulang menonton organ tunggal memeriahkan HUT ke-71 RI. Sampai di rumah yang letaknya di belakang kantor desa, Sinaga heran karena pintunya terkunci dari dalam.

Ia mendobrak pintu. Sesaat pintu terbuka, dia mendapati Batubara bersembunyi di rumahnya. Bukan itu saja, TV, kompor gas dan HP miliknya hilang.
Tak lama, warga yang mengetahui adanya pencurian, berdatangan ke rumah Sinaga. Mereka menghajar Batubara. Tak tahan mendapat pukulan dan tendangan, Batubara mengaku melakukan pencurian bersama Patar Purba (40) warga Desa Cinta Damai, Kec Percut Sei Tuan. Hasil curian disembunyikan di kebun sawit sebelah rumah Patar Purba, yang saat itu sudah kabur.

Batubara juga mengaku sudah 3 bulan tinggal di rumah Patar Purba. Dia dan Patar Purba telah mencuri sawit milik seorang bermarga Nainggolan. Lalu telur milik seorang bermarga Sinaga. Keduanya tinggal di Desa Cinta Damai, Kec Percut Sei Tuan. Hasil curian itu dipakai keduanya untuk membeli sabu.
Sementara menurut Aritonang, warga sekitar, Patar Purba disebut-sebut malam dilarikan adiknya ke luar dari kampung mereka. Itu dilakukan karena temannya bermarga Batubara ditangkap.
Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Iptu MK Daulay kepada M24 saat ini tersangka sedang diperiksa. Untuk Patar Purba, sebutnya, sudah masuk daftar pencarian orang (DPO). (irwan)

Loading...