Pukul 11.00 WIB, Tiga Tersangka Bank Sumut Belum Tiba Di Kejatisu

263

bank sumut

M24.co-MEDAN-

Setelah dua kali mangkir dari panggilan penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) dan terancam akan dijemput paksa. Hingga Selasa, (2/8/2016) pukul 11.00 WIB, ketiga tersangka dugaan korupsi pada Bank Sumut belum tiba di gedung Kejati Sumut Jalan AH Nasution Medan.

“ Ini pemanggilan yang ketiga. Ketiganya sudah dua kali mangkir dari panggilan penyidik dengan status sebagai tersangka,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sumut, Bobbi Sandri melalui Kasubsi Yos Gernold Tarigan kepada Metro24.co, Selasa (2/8/2016).

Ketiga tersangka yang belum hadir tersebut masing-masing Pemimpin Divisi Umum Bank Sumut Irwan Pulungan, Pejabat Pembuat Komitmen Bank Sumut, Zulkarnain, dan seorang rekanan atau penyedia jasa Direktur CV Surya Pratama Haltatif.

“ Hingga pukul 11.00 WIB, ketiganya belum tiba atau datang penuhi panggilan penyidik. Kita masih menunggu kedatangan mereka,” kata Yos.

Ditanya, jika mangkir kembali untuk ketiga kalinya. Yos menyebutkan, pihak penyidik akan melakukan panggilan atau jemput paksa ketiga tersangka.

“Kita tunggu saja, jika mereka mangkir kembali akan dipanggil dan dijemput paksa,” ungkapnya.

Sebelumnya penyidik sudah menahan 2 tersangka lainnya yakni Mantan Direktur Operasional Bank Sumut M Yahya, dan mantan Asisten III Divisi Umum Bank Sumut M Jefri Sitindaon. Keduanya dijebloskan di Rutan Kelas IA Tanjung Gusta Medan. Untuk penahanan 20 hari kedepan sembari menunggu proses pemberkasan untuk dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Seperti diberitakan sebelumnya, Dugaan korupsi proyek pengadaan kenderaan operasional dinas di Bank Sumut, senilai Rp 18 miliar, yang bersumber dari Rencana Anggaran Kerja (RAK) tahun 2013.

Dimana, dalam penyidikan tersebut, penyidik Kejati Sumut mengusut kasus dugaan korupsi di Bank berplat merah itu, pada pengadaan kenderaan operasional sebanyak 294 unit.

Dari 294 unit kenderaan bermotor, terdapat 6 jenis mobil mewah dalam pengadaan kendaraan dinas itu, yakni Camry, Pajero Sport, Innova, Toyota Rush, Avanza dan Xinea.(red)

Loading...