Rampok Pengusaha Mie Pansit, 1 Dari 3 Begal Ditembak Mati

29

MEDAN-M24 | Masih ingat peristiwa pria keturunan Tionghoa yang ditemukan terkapar di Jln MT Haryono, Kec Medan Timur, Kota Medan dan meninggal dunia setelah lima jam mendapat perawatan di rumah sakit?

Ternyata, korban yang bernama lengkap Loei Wie Loen (62) tersebut merupakan pengusaha mie pansit di sekitar Kampus STIE – STMIK IBBI Jln Sei Deli No.18, Kel Sei Lalas, Kec Medan Barat yang dirampok empat komplotan begal sadis, Rabu (18/7) dinihari.

Hal itu terungkap setelah personel Satreskrim Polrestabes Medan berhasil meringkus tiga dari empat kawanan begal sadis yang menewaskan korban. Satu diantaranya ditembak mati karena nekat menyerang petugas.

Dalam paparan yang digelar Jumat (3/8), Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto SH SIK MSi menturkan, ketiganya adalah Muhammad Arif Lubis (27), warga Jln Brigjen Katamso, Medan, Rahmat Sinaga (37), warga Kampung Aur dan Jefri Sitorus (30), warga Kampung Baru.

“Berdasarkan rekaman CCTV (Closed Circuit Television atau televisi sirkuit tertutup) di sekitar lokasi, petugas berhasil mendapat identitas para pelaku,” ucap Dadang Hartanto didampingi Wakapolrestabes, AKBP Bagus, Kasat Reskrim, AKBP Putu Yuda Prawira dan Kapolsek Medan Timur, Kompol Wilson Pasaribu.

Selama dua pekan pengejaran, lanjut Dadang, tepatnya Rabu (1/8) petugas mendapat informasi keberadaan pelaku Muhammad Arif Lubis. Pelaku diringkus tanpa perlawanan di kediamannya. Petugas lalu melakukan pengembangan yang berhasil menangkap Rahmat Sinaga dan Jefri Sitorus juga dari kediaman masing-masing.

Dari ketiganya diketahui jika pelaku lainnya berinisial RM. “Namun saat petugas mengejar ke kediamannya, RM sudah kabur dan telah kita masukkan dalam daftar pencarian orang (DPO),” tutur Dadang.

Saat pengembangan itu, Jefri Sitorus melakukan perlawanan dengan menyerang Panit Pidum Polrestabes Medan, Iptu Galih dengan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis pisau. Akibatnya Iptu Galih mengalami luka sayat di lengan kiri.

Melihat kenekatan pelaku Jefri Sitorus, personel langsung mengambil tindakan tegas dengan melepas tembakan. Dor! Jefri Sitorus sontak roboh dan tewas dengan badan tertembus timah panas.

“Hasil pemeriksaan petugas diketahui Muhammad Arif Lubis berperan sebagai joki. Sedangkan JS berperan sebagai eksekutor. Sementara Rahmat Sinaga mengambil uang Rp500 ribu dan HP milik korban,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan (Curas) dengan ancaman hukuman paling singkat lima tahun kurungan penjara.

Di akhir paparan, Dadang mengingatkan agar tersangka RM menyerahkan diri. “Kita minta kepada tersangka RM untuk menyerahkan diri dalam 1 x 24 jam. Kalau tidak, akan kita berikan tindakan tegas dan kita cari sampai ke ujung dunia,” pungkasnya. (ardi)

Loading...