Resmi Tersangka! Bendahara Lakukan Pemotongan 12 Persen

11

TANJUNGBALAI-M24 | Setelah melakukan penyidikan, Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Tanjungbalai menetapkan Ely Shupida selaku Bendahara JKN/BPJS Puskesmas Semula Jadi sebagai tersangka. Ely terbukti melakukan pemotongan kepada aparatur sipil negara (ASN) sebesar 12 persen.

Demikian diungkapkan Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai melalui Kasat Reskrim AKP Burju Martahan Habonaran Siahaan, Rabu (5/9).

Menurutnya, perempuan yang tinggal di Jln Bahagia, Ling I, Kel Bunga Tanjung, Kec Datuk Bandar Timur, ditangkap ketika sedang membagikan uang kepada Elisa Krisnita Purba sebesar Rp4.912.000. Uang itu sudah dipotong 12 persen. Seharusnya uang yang diterima sebesar Rp5.581.349.

Ditambahkannya, pihaknya menjerat Ely Suphida Pasal 12 f dari UU No. 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Dari keterangan Ely Suphida, pemotongan sebanyak 12 persen tersebut atas perintah dari Kepala Puskesmas Semula Jadi, Nur Aisyah Panjaitan (41) beralamat di Jln Jenderal Sudirman, Ling IV, Kel Pantai Johor, Kec Datuk Bandar, Tanjung Balai. Karena itulah, tidak tertutup kemungkinan Kepala Puskesmas akan menjadi tersangka.

“Ada empat orang yang sudah diberikan dana jasa pelayanan tersebut. Itu sudah dipotong sebesar 12 persen dari total dana yang diterima mereka (Pegawai, red). Setiap pegawai berbeda-beda menerima uang jasa pelayanan tersebut dikarenakan dilihat dari daftar absensi kehadiran, jabatan pemegang program, masa kerja dan status pendidikan,” ungkap Burju.

Lanjut Burju, barang bukti yang diamankan berupa 1 pulpen, 6 lembar kertas tanda terima honor jasa pelayanan, 1 buku polio yang berisikan catatan jumlah uang JKN/BPJS yang telah diambil untuk periode Juni, Juli dan Agustus 2018. Turut juga diamankan, 1 kalkulator Citizen, 1 kantong plastik hitam dan uang Rp33.950.000.

Sebelumnya, Operasi tangkap tangan (OTT) dilakukan personel Polres Tanjungbalai terhadap delapan pegawai di Puskesmas Semujajadi, Kec Datuk Bandar Timur, Selasa (4/9) sekitar pukul 08.00 WIB.

OTT dilakukan di aula terkait dugaan pemotongan dana jasa pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang disalurkan pihak BPJS Tanjungbalai ke rekening Puskesmas Semula Jadi. Dana jasa akan dibagikan kepada seluruh pegawai Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu) dengan jumlah sebanyak 41 orang. (ambon/surya)

Loading...