Ribut Soal Gaji, Karyawan Restoran Pukuli Istri Pakai HP

15

MEDAN AREA-M24 | Nadilla (21) mengadu ke polisi karena dipukuli suaminya Teguh Prima Sentosa (22). Dia mengaku dipukuli karyawan restoran cepat saji itu lantaran ribut soal gaji.

Menurut perempuan yang menikah dengan Teguh 8 bulan lalu, penganiayaan dialaminya, Sabtu (1/9) malam. Ditemui di Polsek Medan Area, Minggu (2/9), Nadila mengatakan, pemukulan terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Teguh meminta uang sisa gaji yang diberikan kepadanya sebesar Rp2,2 juta.

Nadilla menyebut uang habis dipakai untuk membayar utang, Teguh tak terima. Dia memukul tangan dan wajah istrinya pakai HP hingga lebam dan membiru.
Nadila melawan. Teguh menjambak rambut dan leher istrinya. Nadila yang kesakitan menjerit minta tolong. Warga yang mendengar datang melerai. Nadila kemudian melapor ke orang tuanya.

“Padahal uang yang dikasih suamiku untuk membayar utang dan tersisa Rp500 ribu. Kan nggak mungkin kukasih sama suamiku semua. Apa suamiku tahu kalau beras dan yang lain habis di rumah,” ujar korban.

Menurut wanita yang tingggal di Jln Pancasila, Gg Aceh, Medan Denai, ini diasudah dua kali dianiaya. Pertama, pada bulan Ramadhan di rumah orangtua korban di Jln Bromo, Gg Hajijah. Masalahnya, karena Teguh menipunya.
“Suamiku memang tidak jujur. Katanya HP-nya pinjam dari temannya. Tak tahunya dibelinya. Disitu kami ribut sampai aku dipukulinya,” beber Nadilla.

Disebutkan Nadilla lagi, suaminya terima gaji sebesar Rp3 juta perbulan, tidak pernah bulat dikasih, bahkan dijatah. “Nggak tentulah bang, aku dikasih suamiku uang. Aku juga heran entah kemana gajinya,” bilangnya.

Kapolsek Medan Area, Kompol Jesmi Girsang mengatakan, belum mengerahui adanya laporan korban dari penyidik. “Coba dicek kembali,” katanya. (wandi)

Loading...