Secara Estafet, Ayah Kandung Gasak 3 Putri

32

SERGAI-M24 | Setelah ditangkap Jumat pekan lalu, perilaku menyimpang Musman yang diungkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sergai kian mengejutkan. Lelaki 52 tahun, warga Simpang Tanah Raja, Desa Sei Buluh, Kec Teluk Mengkudu, Kab Serdang Bedagai (Sergai) ini ternyata sudah mencabuli tiga putri kandungnya secara estafet.
“Ini mengejutkan. Setelah kita lakukan pemeriksaan, tersangka ini mengakui kalau ternyata aksinya itu sudah berulang kali ia lakukan. Bahkan, terhadap tiga putri kandungnya,” ungkap Kasat Reskrim Polres Sergai, AKP Alexander Piliang, S.H., M.H., Senin (27/8), saat dihubungi awak redaksi metro24 yang mempertanyakan perkembangan penyidikan terkait kasus cabul Musman ini.

Diketahui, Musman sempat empat bulan menghilang setelah kasus cabulnya tercium dan menggegerkan jiran tetangga. Dia ditangkap di Desa Kuta Rakyat, Kec Namanteran, Kab Tanah Karo.
“Dalam pemeriksaan lanjut, tersangka juga mengakui perbuatan cabul dilakukan saat putrinya tidur,” tambah Alex.

Kasus ‘ayah badau’ ini sampai ke tangan polisi setelah korban terakhir, yakni putri kedelapan Musman yang masih berusia 14 tahun, membuat laporan resmi ke Polres Sergai. Dari hasil visum diketahui, organ vital pelapor sudah mengalami kerusakan.

Pelapor mengungkap sang ayah mengendap masuk ke kamar, membuka baju dan menaikkan branya ke atas. Saat tersadar korban seperti dihipnotis, sehingga terdiam saja melihat perbuatan sang ayah. Selain di daerah dada, korban mengaku juga dicabuli di area vital. Sang ayah memasukkan jari-jemarinya. Dan, ini berlangsung hampir tiap malam, sejak dia berusia 9 tahun.
“Tersangka mengaku ada anak yang sudah ia perkosa, tapi bukan anak kedelapannya ini. Sementara, hasil visum menunjukkan anak kedelapannya ini juga mengalami kerusakan pada selaput dara. Jadi, dugaan kita bukan hanya satu orang yang digauli tersangka. Begitupun sejauh ini pengakuan tersangka hanya menggauli satu, selebihnya hanya pencabulan dengan meremas dada dan kemaluan anaknya,” beber Alex, sembari merinci, selain putri kedelapan ini, Musman juga memangsa putri pertama dan putri kelimanya.

Perbuatan cabul Musman terhadap putri-putrinya menurut Alex sudah berulang-ulang terbongkar oleh pihak keluarga. Namun, selalu diselesaikan secara kekeluargaan, hingga akhirnya ayah beranak 11 itu diusir dari rumah dan disuruh menetap di Tanah Karo.

Setelah tersangka pergi, ternyata istrinya menyusul dengan membawa putri bungsunya yang berumur 4 tahun. Sikap si istri inilah yang kemudian membuat kasus suaminya sampai ke tangan polisi. Putri kedelapannya minta saran pada keluarga untuk mengadu ke polisi lantaran khawatir adiknya menjadi mangsa baru.
“Begitu mendapat laporan kita langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka. Saat kita interogasi, yang bersangkutan ini hanya mengatakan khilaf, begitupun masih terus kita periksa,” tukas Alex lagi.

Perwira yang pernah menjabat Kanit Reskrim Polsek Medan Baru ini juga merasa ada kejanggalan terkait sikap ibu kandung para korban. Karena itu, pihaknya akan memanggil perempuan tersebut untuk dimintai keterangan.
“Kita masih mencari keberadaan ibu kandung para korban. Ia sempat menyusul tersangka ke Tanah Karo, namun saat ini tidak kelihatan lagi. Pasti dia kita panggil untuk diperiksa,” tukas Alex, sembari menegaskan, khusus terhadap Musman pihaknya menjerat dengan UU Perlindungan Anak.

Terkait sikap istri Musman yang tak lazim, Dra. Irna Minauli, M.Si., Psikolog punya sudut pandang secara akademik. Menurut Direktur Minauli Consulting ini, seorang istri yang sudah berulang kali mencoba mengubah perilaku suaminya namun selalu gagal, umumnya akan mengembangkan ketidakberdayaan yang dipelajari (learned helplessness).
Ibu tersebut, lanjut dia, mungkin memiliki kepatuhan yang sangat besar pada suami. Sehingga, ia tidak berani menentang. Ia bahkan lebih memilih mengabdi pada suami dibanding harus membela anak-anaknya.
“Ia mungkin juga menyadari bahwa suaminya memiliki hasrat seksual berlebih yang tidak mampu ia layani sendiri. Sehingga, ia lebih merelakan anak-anaknya sendiri dibandingkan jika ia membayangkan suaminya bersama perempuan lain,” pungkasnya. (chan/darmawan)

Loading...