Sedang Belanja, Mariane Ditangkap Intel Kejatisu

7

MEDAN-M24 | Tim Intelijen Kejati Sumatra Utara (Kejatisu) dipimpin Asintel Leonard Simanjuntak menangkap mantan Kasi Upaya Kesehatan Lintas Wilayah Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Pekanbaru, drg Mariane Donse br Tobing. Mariane diamankan saat berbelanja di Tarutung, Tapanuli Utara, Jumat (27/7) siang.

Mariane Donse br Tobing merupakan terpidana pengelembungan harga vaksin meningitis bagi para calon jamaah umroh medio Januari 2011 hingga Juli 2012, dengan kerugian negara Rp580 juta lebih.

Kasus ini telah berkekuatan hukum tetap dengan menguatkan putusan Pengadilan Tipikor Pekanbaru yang menghukum terdakwa selama 4 tahun penjara denda Rp200 juta dan membayar uang pengganti sebesar Rp6,5 juta. Sementara untuk kasus ini ada tiga tersangka, di antaranya Suwigno sebagai pejabat fungsional di KKP Pekanbaru yang telah menjalani masa hukuman dan Iskandar selaku Kepala KKP Pekanbaru (buron). Iskandar tidak ditahan karena sakit akibat tabrakan.

Kajari Pekanbaru Suripto Irianto didampingi Kasi Penkum Kejatisu, Sumanggar Siagian, dalam temu persnya, Sabtu (28/7) dinihari memapar, Marine masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) setelah beberapa kali dipanggil tidak datang terhitung sejak putusan Mahkamah Agung November 2014 lalu. Hingga kemudian keberadaannya terendus di Tarutung.

Selanjutnya pihak Kejari Pekanbaru melakukan koordinasi dengan Kejati Riau dan Kejatisu untuk melakukan penangkapan.
“Dengan tertangkapnya yang bersangkutan, merupakan DPO ke-17 untuk wilkum Kejatisu, sedangkan total keseluruhan DPO kejaksaan yang telah tertangkap sebanyak 141 orang terhitung sejak Januari 2018,” ungkap Sumanggar.

Disebutkan Sumanggar, terdakwa ditangkap di toko saat berbelanja. “Sebelumnya terpidana hamil dan ditahan. Belakangan dia sering berpindah-pindah tempat tinggal,” jelas Sumanggar.

Pantauan wartawan di Kejatisu Jln AH Nasution Medan, terdakwa yang mengenakana kaos warna merah itu tampak menangis. Sesekali Mariane mengaku jika dirinya tidak bersalah. (tiopan)

Loading...