Senggol Pejalan Kaki, Pelajar SMA Dihajar Sampai Pingsan

16

PERBAUNGAN-M24 | M Aminuddin alias Amin (37), warga Dusun IV, Desa Sei Buluh, Kec Perbaungan, Sergai dijebloskan ke jeruji besi Polsek Perbaungan, Sabtu (28/7). Ayah anak dua itu menganiaya Fahmi Hidayat alias Fahmi (17), pelajar SMA warga Dusun II, Desa Sei Buluh, sampai muntah dan terpaksa dibawa ke RS Melati Perbaungan.

Peristiwa itu bermula ketika Fahmi mengantarkan adiknya ke sekolah, Kamis (26/7) sekitar pukul 07.00 WIB. Saat hendak pulang, Fahmi menyenggol anak Amin yang sedang berjalan kaki menuju sekolah. Amin yang tidak terima anaknya itu disengol langsung memukul dan menunjang Fahmi hingga tersungkur kesakitan.

Fahmi yang pingsan di lokasi tak jauh dari rumah pelaku ditolong Mariati (45), warga Dusun II, yang kebetulan sedang melintas. Setibanya di rumah, Mislan (50), orangtua Fahmi kaget melihat kondisi anaknya yang pingsan dan muntah-muntah. Ia langsung melarikan anaknya ke RS Melati Perbaungan.

Ketika sadar, Fahmi pun menceritakan pemukulan yang dilakukan Amin. Mislan yang geram langsung membuat laporan ke Mapolsek Perbaungan. Bermodalkan surat laporan, Amin ditangkap sedang duduk di rumahnya. Selanjutnya Amin digiring ke Mapolsek Perbaungan.

Di Mapolsek, Amin mengaku marah besar melihat Fahmi menabrak anaknya yang sedang berjalan kaki menuju sekolah. Bahkan Fahmi dituding tidak bertanggung jawab dan langsung mau kabur. “Anak saya juga kesakitan akibat disenggol Fahmi. Orangtua mana yang tidak emosi jika anaknya disenggol kreta. Jadi saya juga spontan,” ucap Amin.

Kapolsek Perbaungan, AKP Ilham Harahap kepada M24, Minggu (29/7) mengatakan, pihaknya tengah memeriksa tersangka. “Tersangka dijerat UU Perlindungan Anak tentang kekerasan,” ucap Ilham Harahap. (darmawan)

Loading...