Sepeda Motor Hilang, Leasing Ajari Tukang Ac Buat Pengaduan Palsu, Ya Gol

217

line_1477532389943-1M24.CO | MEDAN – Membuat laporan pengaduan kepada polisi, Hendra Gunawan (22) warga Jalan Amaliun, Komplek Amaliun No. 33-LL, Kec. Medan Maimun, malah menjadi tersangka di Polsek Medan Barat.

Informasi dihimpun dikepolisian, ditetapkannya Hendra sebagai tersangka atas laporan palsu, berawal ketika korban mendatangi Polsek Medan Barat untuk melaporkan aksi kejahatan jalanan para perampok yang menggunakan senjata api.

Mendapatkan informasi tersebut, petugas unit Reskrim melakukan olah tkp di Jalan KL Yos Sudarso, tepatnya di depan Atmindo. Namun, petugas menaruh curiga saat pihaknya tidak mendapatkan informasi terhadap warga sekitar adanya aksi perampokan seperti yang disampaikan oleh korban.

“Setelah petugas SPKT menerima laporan tersangka, berkoordinasi dengan unit Reskrim untuk melakukan olah TKP. Disitulah terendus bahwa laporan tersangka adalah palsu. Setelah didesak, tersangka mengaku bahwa dirinya tidak dirampok melainkan sepeda motornya digelapkan orang tak dikenal,” jelas Kapolsek Medan Barat, Kompol Victor Ziliwu, SH, Sik, MH, didampingi Kanit Reskrim, Iptu Rusdi Marzuki, Sik, Kamis (27/10/2016) pagi.

Kepada petugas, tersangka mengaku bahwa dirinya mengalami aksi penipuan dan penggelapan, Senin (17/10/2016) lalu di dekat jembatan Sei Deli, Kel. Silalas, Kec. Medan Barat, dan menyerahkan sepeda motor Yamaha Vixion BK 5286 AGI warna hitam kepada seorang laki laki yang tidak dikenalnya.

“Jadi, tersangka ini ditipu dan sepeda motornya digelapkan oleh seseorang yang tidak dikenalnya. Sempat mencari pelakunya di warkop di lokasi kejadian, namun usaha tersangka tak membuahkan hasil,” jelas Victor.

Setelah mendatangi leasing BAF di Jalan Bambu, Kec. Medan Timur, Selasa (18/10/2016), tersangka melaporkan kejadian yang menimpanya. “Tersangka menjelaskan, ketika dirinya melapor ke leasing dan pihak leasing mengatakan bahwa asuransi tidak akan di klaim, apabila kasusnya penggelapan. Sehingga pihak leasing mengajari tersangka untuk membuat laporan kasus pencurian agar mempermudah proses pengklaiman asuransi,” tegasnya.

Dengan selembar kertas surat laporan yang tertuang dalam nomor laporan : STTLP/220/X/2016/SPKT/Restabes Mdn/Sek Medan Barat, pelapor ditetapkan sebagai tersangka.”Kini tersangka kita jerat dalam kasus tindak pidana memberikan pengaduan palsu sebagaimana dalam pasal 220 KUHPidana,” pungkasnya.(Robert)

Loading...