Siap-Siap Anthony Si Penista Agama Islam Duduk Diruang Sidang

58

RIVAN-MEDAN | Penyidik Pidana Umum (Pidum) Kejari Medan telah menerima surat perintah dimulainya ‎penyidikan (SPDP) milik Anthony Hutapea (61) tersangka penistaan agama Islam dari Penyidik Polrestabes Medan.

“Sudah kita terima SPDPnya, Kamis (20/4) kemarin. Yang kita terima dari kepolisian,” sebut Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Medan, Taufik, Senin (24/4/2017).

Atas SPDP itu, Taufik mengatakan pihaknya sudah menunjuk tim Jaksa Penuntut Umum (JPU)‎ untuk memeriksa berkas Anthony Hutapea hingga ke pengadilan nantinya.

“Untuk ketua tim JPUnya, Kasi Intel Kejari Medan, ‎Erman Rudiansyah,” jelas Taufik.

Aparat kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polrestabes Medan saat ini tengah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi atas kasus penistaan agama sembari melengkapi berkas dan pemberkasan tersangka.

“Kita menunggu lah, untuk pengiriman berkas tahap pertama. Baru lah kita pelajari atau teliti seluruh berkasnya semuanya itu,” tutur Taufik.

Setelah menerima berkas tahap pertama, Lanjut Taufik mengatakan baru bisa ‎menyatakan berkas lengkap atau P-21.”Kemudian, baru kita buat surat dakwaannya. Kita tunggu aja dulu berkas tahap pertama ini,” tandasnya.

Sebelumnya, Pasca komentar Anthony Hutapea salah satu pemilik bus makmur dan pemilik San Marco Cafe di jalan Sei Batang Hari yang menghina agama Islam dan nabi Muhammad SAW di akun facebooknya baru-baru ini. Itelkam Polrestabes Medan telah meringkus Anthony Hutapea karena diduga kuat menista agama Islam.

hal tersebut diungkapan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho dalam rilis yang diadakan pihak Polrestabes,

“Tadi malam tersangka kita jemput di cafe San Marco Jalan Sei Batang Hari, atas laporan dari masyarakat dan kami mengumpul bukti tuduhan, lalu kami langsung Jemput Tsk AH,” ujar Sandi kepada wartawan di Polrestabes Medan, Jalan M.said. Senin (17/4/2017)

Sandy menambahkan bahwa isu media sosial ini sudah sering terjadi dan sangat meresahkan masyarakat, khususnya yang beragama islam.

“Maka dari itu untuk menghindari konflik sara ini, kita jemput tersangka, karena siapapun yang melanggar hukum akan ditindak.” Ungkalnya

Informasi sebelumnya, kasus ini berawal dari beberapa waktu lalu beredar status di media sosial facebook atas nama akun Anthony Hutapea yang isinya melecehkan agama Islam. Di antarnya menuduh rosulullah SAW hipersex dan bahasa-bahasa yang merendahkan baginda nabi Muhammad SAW yang mulia.

Loading...