Simpan Ekstasi, Anggota DPRD Sergai Ditangkap di New Zone

SEIRAMPAH-M24 | Serdang Bedagai heboh. Pasalnya, Anggota DPRD dari Partai Hanura Sergai, Wali Usman (30) ditangkap polisi karena kasus narkotika.

Kabar penangkapan wakil rakyat itu sendiri sudah tersebar di kalangan wartawan, sejak awal Agustus 2018. Isunya, Wali Usman ditangkap atas kepemilikan 40 Kg narkotika jenis sabu. Metro 24 sempat mendatangi kediaman politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Sergai ini, Kamis (2/8). Namun Wali Usman tak kunjung terlihat. Nomor telepon genggamnya juga tak lagi dapat dihubungi.

Ternyata, kabar serupa juga telah beredar di sekitar kediamannya. “Awalnya, kabarnya simpang siur, entah mana yang benar. Saat ini warga di kampung ini mengetahui dia (Wali Usman-red) tertangkap karena sabu-sabu,” ucap Leli (45) tetangga Wali Usman.

Loading...

Kebenaran kabar tersebut mulai menemui titik terang, Jumat (3/8) petang. Ketika itu m24 melihat kedatangan tiga wanita berhijab di Polsek Medan Area. Kepada petugas di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK), ketiganya mengaku ingin menemui Wali Usman.

“Ia, Wali Usman ditangkap polisi di Diskotek New Zone, Minggu (29/7) dinihari. Jadi kami mau menjenguk Wali Usman, apa bisa?” tanya ketiganya kepada petugas SPK.

Selanjutnya ketiga ibu rumah tangga ini terlihat menjumpai juru periksa (juper), Aiptu Alamsyah. Hanya saja, ketika dikomfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu P Hutagaol membantah jika Wali Usman yang dimaksud ketiga wanita tersebut adalah anggota DPRD Sergai.

“Dia itu bukan anggota dewan, tapi si Wali Usman pedagang ikan di Pasar Serdang Bedagai (Sergai). Jadi informasi itu (anggota DPRD Sergai ditangkap kasus narkoba) tidak benar,” ujarnya.

Namun, P Hutagaol yang saat itu didampingi Panit I, Ipda Syamsul Bahri tak menampik jika Wali Usman diamankan dari Jln Mangkubumi/Wajir, Medan. Masih kawasan Diskotek New Zone sesuai pengakuan ketiga wanita tersebut. Dari tangan tersangka, lanjutnya, hanya ditemukan satu butir pil ekstasi. Bukan sabu.

Tak tahu mengapa pihak Polsek Medan Area terkesan menutupi penangkapan Wali Usman yang dikabarkan kembali maju sebagai calon legislatif (Caleg) dari Partai Hanura Sergai pada Pemilu Legislatif 2019 mendatang itu.

Namun, begitu diangkat dalam rubrik Cerita Kriminal (CK) edisi, Sabtu (4/8), kebenaran penangkapan Wali Usman semakin jelas. Idah (54) yang tak lain ibu dari Wali Usman mengakui telah mendapat kabar jika sulung dari tiga bersaudara itu sedang bermasalah dengan pihak kepolisian.

Menurut Idah, Wali Usman sempat pamit ke Medan dengan alasan urusan pekerjaan. Tapi, sejak itu pedagang ikan di Pajak Sergai itu tak kunjung pulang. “Padahal Rabu (1/8) pesta syukuran kemanakannya. Namun ia tak kunjung pulang,” tutur Idah.

“Khawatir sekali, kenapa tidak pulang-pulang. Ternyata kami mendapat kabar bahwa anakku itu ada masalah di polisi. Namun kami juga tidak tahu masalah apa yang menimpanya,” pungkasnya.

Penangkapan anggota dewan bernama Wali Usman ini dibenarkan Ketua DPC Partai Hanura Sergai, Defriati br Tamba. “Saya tahu setelah membaca media. Jika hal itu benar, maka akan dibahas di tingkat partai. Pasti ada sanksi untuk itu, bahkan pemberhentian atau pecat,” jelas Defriati melalui selulernya, Sabtu (4/8).

Defriati membenarkan jika Wali Usman kembali menyalonkan diri pada Pileg 2019 dari Partai Hanura. Hanya saja, rencana itu terancam gagal. “Ada berkas yang kurang. Batas waktu di KPU, akan segera berakhir. Hingga saat ini berkasnya juga belum selesai dan bisa TMS (tidak memenuhi syarat). Namun untuk sejauh ini saya belum mengetahui persis kronologisnya,” beber Defriati.

Wali Usman sambung Defriati, merupakan PAW anggota DPRD Sergai dari Hanura menggantikan Abdul Rahim yang mengundurkan diri karena maju sebagai calon Bupati Sergai. Wali Usman dilantik sebagai anggota DPRD Sergai sisa masa bakti 2014-2019 dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Sergai yang dipimpin Ketua H Syahlan Siregar T didampingi Wakil Ketua Hasbullah Hadi Damanik dan Riady, Kamis (5/1/2017).

Sementara itu, Ketua DPD Partai Hanura Sumut, Kodrat Shah yang dikomfirmasi mengaku belum memperoleh kepastian soal penangkapan Wali Usman tersebut. “Saya belum dapat kabar dari DPC Partai Hanura Sergai,” tulis Kodrat via WhatsApp. (darmawan/wandi/budiman)

Loading...