Siswi SMA Diperkosa Adik Kelas Hingga Hamil

Korban didampingi ibunya

TANJUNGBALAI-M24 | Seorang pelajar berinisial PS (15) dilaporkan ke Polres Tanjungbalai. Pasalnya, warga Kel Gading, Kec Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai ini merenggut kesucian kakak kelasnya berinisial JW (15).

Seperti dituturkan ibu korban, Syarifah (45) yang ditemui di rumahnya Kel Matahalasan, Kec Tanjungbalai Utara, Kota Tanjungbalai, Selasa (2/10) peristiwa itu terungkap setelah dirinya melihat perobahan pada tubuh JW. “Ketika saya tanyakan siapa yang menghamilinya, dia (JW-red) mengatakan bahwa pelakunya PS,” ucap Syarifah.

JW yang ketika itu pelajar SMA mengatakan jika pemerkosaan itu dilakukan PS yang masih pelajar SMP itu terjadi di Hotel Hayani, Jln Ahmad Yani, Kel Karya, Kec TB Selatan, Kota Tanjungbalai, Sabtu (28/7/2018) sekitar pukul 22:00 WIB.

Loading...

Saat itu, PS mengancam akan memukuli JW jika menolak untuk bersetubuh dengannya. Akhirnya, malam itu JW kehilangan kesuciannya dan dua kali disetubuhi PS. Ternyata perbuatan PS itu membuat JW hamil.

Syarifah mengatakan, sudah empat kali pihaknya bertemu dengan keluarga pelaku untuk melakukan mediasi. Namun tak kunjung mendapat kata sepakat. “Seolah olah pelaku lepas tangan dengan berbagai macam alasan. Karena tidak adanya itikad baik dari keluarga pelaku makanya kami laporkan ke Polres Tanjung Balai,” ujarnya.

Laporan korban ke Polres Tanjungbalai tercatat dengan nomor: LP/275/IX/2016/SU/Resmi T. Balai tanggal 28 September 2018. Pantauan metro24, korban JW terlihat masih trauma bahkan seperti depresi ketika mengingat perbuatan pelaku. Korban hanya tertunduk sambil menangis.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai SIK melalui Kasubbaghumas Iptu Ahmad Dahlan Panjaitan yang dikonfirmasi menyarakan untuk bertanya ke Kasatreskrimnya. “Langsung aja Abang konfirmasi Kasatreskrim. Saya belum ada dapat informasinya, karena saya lagi tugas luar,” ujar Ahmad dahlan.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Tanjungbalai, AKP Selamat Kurniawan Harefa enggan memberi jawaban tegas terkait laporan korban. “Berarti sudah terjawab Pak sesuai dengan SP2HP yang saya tanda tangani,” tulis Selamat melalui WhatsApp. (surya/ambon)

Loading...