Soal Kasus Videotron, Kejari Medan Masih Periksa 4 Saksi

219

Soal Kasus Videotron, Kejari Medan Periksa 4 Saksi

M24.CO | MEDAN Kejari Medan mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan Videotron di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Medan dengan memeriksa empat saksi diperiksa .

“Pemeriksaan itu untuk mengumpulkan alat bukti, termasuk pejabat yang terkait dengan kasus in, untuk sementara ini empat dulu,” ujar Kasi Pidsus Kejari Medan Haris Hasbullah.

Menurutnya, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumut sependapat dengan penyidik bahwa ada kerugian negara pada proyek pengadaan tersebut. Untuk peran mantan Kepala Disperindag Medan Syafrizal Arief pada kasus tersebut, Haris menyebutkan, pihaknya masih belum tahu.

“Belum tahu kalau soal Syahrizal. Kita lihat saja perkembangannya,” ungkapnya‬

‪Sementara Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut Bobbi Sandri membenarkan, pemeriksaa saksi dilakukan untuk selanjutnya diekspose sebelum menetapkan tersangka.

“Penyidikan dilakukan secermat mungkin untuk menghindari prapid (Pra peradilan) setelah ditetapkan sebagai tersangka,” jelasnya.

‪Begitupun jaksa masih mendalami keterlibatan mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Syahrizal Arief dalam kasus tersebut.

“Pemeriksaan saksi-saksi sedang berjalan. Kalau untuk siapa saja yang terlibat belum bisa disebutkan,” jelasnya.‬

‪Untuk diketahui, penyidik Kejari Medan tengah melakukan penyidikan terhadap kasus dugaan korupsi pengadaan saran informasi massal (Videotron) di Dinas Perindustian dan Perdagangan Kota Medan, tahun 2013 senilai Rp 3,1 miliar.

Proyek itu dinilai mubazir lantaran alat untuk memberikan informasi harga kebutuhan pokok itu tidak berfungsi sebagai mana mestinya.(drc)

Loading...