Soal Pemerasan AKP DS, Keluarga Eel Lapor Ke Poldasu dan Mabes Polri

306
img_20161026_111833
Tek Foto:Eel Ritonga saat berada di Bandara Pinangsori dan akan berangkat ke Jakarta untuk melaporkan dugaan pemerasan yang dialami keluarganya, Rabu (26/10).

 

 

M24.CO|SIDIMPUAN

Tindak lanjut dari tudingan Eel Ritonga dan keluarga kepada oknum polisi Polres Padangsidimpuan, akhirnya secara resmi dilaporkan. Selain akan melapor langsung ke Mabes Polri, M Thohir Ritonga, adik Eel juga sudah melaporkan dugaan pemerasan senilai Rp 1 Milyar itu ke Polda Sumut, Rabu (26/10).

Hal itu diketahui dari bukti laporan M Thohir Ritonga sebagai pelapor dan korban ke SPKT Polda Sumut sesuai Nomor STTLP/1396/X/2016/SPKT ‘I’ yang menyatakan, Thohir melaporkan dugaan tindak pidana pemerasan yang dilakukan AKP DBDS dan kawan-kawan dengan kerugian material sebesar Rp1 Milyar.

“Iya benar, saya sudah melaporkannya ke Polda Sumut,” ujarnya saat dikonfirmasi M24. CO, Rabu malam (26/10).

Laporannya tersebut juga diterima oleh pihak Polda Sumut bagian SPKT Bripka A Simangunsong dan diketahui Kepala Siaga SPKT ‘I’ Kompol E Bahri.

Sebelumnya,  Muhammad Abdu Elif Ritonga alias Eel Ritonga menuding sejumlah oknum yang bertugas di Kepolisian Resort (Polres) Padangsidimpuan (Psp) telah melakukan pemerasan kepada keluarganya. Tidak tanggung-tanggung, mantan personil Ada Band ini mengaku angka yang dituduhkannya itu mencapai Rp1 Milyar lebih.

Tudingan itu dibeberkan Eel dan keluarganya saat menggelar konferensi pers di kediamannya di Kelurahan Marancar, Kota Psp, Minggu (23/10) kemarin. Dalam keterangannya dihadapan para awak Media, Eel menuding sejumlah oknum polisi yang salah satunya diketahui perwira pertama yang menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Psp.

“Saya sedang mengumpulkan bukti-bukti dan saksi-saksi, dan dalam waktu dekat akan melaporkan masalah ini,” tukas Eel dan menyebut dugaan pemerasan itu terkait masalah penggelapan dalam keluarga yang dulu pernah ditangani pihak Satreskrim Polres Psp.(sabar)

Loading...