Soal Polantas Sibolga Pukuli Warga Saat Razia Dibantah Kasatlantas

48

 

ROMMY-SIBOLGA | Kasat Lantas Polres Kota Sibolga AKP Sawangin saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya membantah tuduhan terhadap anggotanya, atas pemukulan yang dilakukan terhadap masyarakat.

“Semua tuduhan itu tidak benar, justru anggota saya yang mau ditabraknya sampai dua kali. Tentu anggota yang razia merasa curiga, dan menghadang korban. Terakhir, anggota sampai jatuh dia tabrak.  Yang pasti pukul memukul tidak ada,” katanya.

Ketika disinggung apakah benar, penjelasan korban yang mengaku dipukuli polisi saat berada di Pos Lantas Simpang 5. Kasat lantas Sibolga juga membantah tuduhan itu, dan masalah tangan korban mengalami patah tulang, kemungkinan itu saat terjatuh.

“Sama sekali tidak ada pemukulan. Itukan penjelasan korban, dan saksi itukan keluarga korban. Itu semua tidak benar, orang anggota kita banyak kok disitu. Dia yang menbrak dan mau lari kok, anggota kita yang dibilangnya memukuli. Jelas, masalah ini sudah kita sampaikan ke Kapolres, karena anggota kita memang tidak ada melakukan pemukulan,” pungkasnya.

Loading...