Suami Istri Kompak Edarkan Narkotika

27

BINJAI-M24 | Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai mengamankan pasangan suami-istri (pasutri), MC alias Candra (34) dan NF alias Dila (35) atas dugaan keterlibatan dalam sindikat peredaran narkotika di Kel Binjai, Kec Binjai Kota, Kamis (30/8).

Kedua tersangka diringkus di rumahnya di Jln Pande Dingin, Link V, Kel Binjai, Kec Binjai Kota sekira pukul 14.30 WIB. Keduanya tertangkap usai dipancing petugas melakukan transaksi jual-beli ganja.

Dari tangan pasutri itu, turut diamankan sebagai barang bukti 49 paket kecil ganja, 10 plastik klip pembungkus sabu bekas pakai, telepon genggam, dua kotak rokok bekas dan dompet tempat menyimpan ganja, tumpukan kertas pembungkus ganja, dua korek api, bong, dua pirek kaca, lima pipet, serta uang tunai Rp70 ribu diduga uang hasil transaksi.

“Berdasarkan hasil penyelidikan kita, kuat dugaan mereka ini pengedar narkotika pada lingkungan pelajar,” ungkap Kepala BNNK Binjai, AKBP Joko Susilo, saat menggelar jumpa pers di kantornya, Jumat (31/8) siang.

Menurut Joko, penangkapan kedua tersangka dilakukan menyikapi informasi maraknya aktifitas penyalahgunaan dan transaksi jual-beli narkotika di Jln Pande Dingin, tepat di belakang Yayasan Pendidikan Satu Nusa Binjai.

Menindaklanjuti hal tersebut, Tim Pemberantasan BNNK Binjai, dipimpin Kepala Seksi (Kasi) Pemberantasan, Kompol VI Sembiring, segera mendatangi kawasan pemukiman terkait, dan menelusuri kebenaran informasi itu. “Beruntung informasi tadi terbukti benar. Sebab setelah anggota kita melakukan proses investigasi di sana, ternyata pihak yang selama ini dicurigai sebagai pengedar ialah pasangan suami istri, MC dan NF,” seru Joko.

Di tempat yang sama, tersangka MC, didampingi sang istri NF, dalam keterangannya kepada wartawan mengaku telah lebih dari dua bulan menjalankan profesi sebagai pengedar narkotika.

Diakui ayah dua anak itu, selama ini dia membeli ganja dari seorang bandar di Kel Rambung Timur, Kec Binjai Selatan. Sedangkan sabu dibeli dari bandar yang tinggal Kel Tangsi, Kec Binjai Kota. “Jadi, sebagian ganja dan sabu tersebut kami jual ke warga sekitar dan anak sekolah. Sedangkan sebagian lagi, kami konsumsi sendiri,” terang pria yang berprofesi sebagai pengemudi beca bermotor (betor) itu. (sopian)

Loading...