Sudah bayar 40 juta tak jadi umroh

13

Ardi-Medan | Penipuan bisnis travel umroh juga terjadi di Sumatera Utara. Hal ini terkuak setelah Nurbetty, warga Jln Impres, Dusun II, Kel Tanjung Gusta, Kec Sunggal membuat laporan ke Polrestabes Medan, Selasa (3/4).

Dituturkan kepada awak media, penipuan terjadi ketika ia mendaftar untuk berangkat umroh di PT Nafisah Rihlatul Iman, Tours-Umroh-Haji Plus yang beralamat di Jln Meterologi IV, Kec Sunggal, Juli 2017. Oleh pihak travel, ia dijanjikan akan diberangkatkan akhir November 2017. “Tapi, janji mereka tak ditepati,” ucap Nurbetty.

Awal Desember, wanita berhijab ini mendatangi kediaman Budi Sofyan Nasution, bos travel yang berada di depan kantor PT Nafisah Rihlatul Iman. Di situ ia mempertanyakan kepastian diberangkatkan umroh. “Pihak travel berjanji akan mengembalikan uang karena tidak jadi berangkat. Perjanjian tersebut dibuat di atas materai,” bebernya.

Namun, janji itu isapan jempol belaka. Hingga saat ini, ia dan 11 jamaah lainnya belum diberangkatkan. Uangnya juga tak kunjung dikembalikan. Akibat peristiwa itu dirinya mengalami kerugian Rp40 juta.

Dianggap tak ada etikat baik, ia pun melaporkan Budi Sofyan Nasution ke polisi. Dirinya berharap permasalahan yang dialaminya dapat tuntas. Laporan Nurbetty diterima dengan nomor: LP/588/III/2018/SPKT/RESTABES MEDAN.

“Bukti-bukti perjanjian dan lainya sudah saya serahkan ke pihak kepolisian. Saya berharap, permasalahan ini terselesaikan dan bos travel dapat mengembalikan uang para jamaah,” tegasnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yuda yang dikomfirmasi berjanji menyari tahu laporan tersebut. “Akan kita tindaklanjuti,” ujarnya singkat.

Loading...