Tagih hutang 150 ribu, Rahmadani terkapar ditikam 2 liang

23

BERASTAGI-M24 | Bukannya mendapat kembali uang Rp150 ribu yang dipinjamkannya. Muhammad Rahmadani justru harus dilarikan ke rumah sakit. Pria 29 tahun ini terkapar setelah ditikam Maswanta Ginting, sang kreditur.

Peristiwa ini bisa jadi peringatan untuk tidak sembarangan memberi pinjaman uang. Apalagi tanpa bukti berkekuatan hukum yang kuat. Muhammad Rahmadani (29) buktinya. Ia harus dilarikan ke rumah sakit setelah ditikam Maswanta Ginting (30).

Ceritanya, beberapa hari lalu, Maswanta Ginting, warga Jln Perwira Surya Indah, Berastagi ini meminjam uang sebesar Rp150 ribu dari Muhammad Rahmadani. Sepertinya, setelah menerima uang, Ginting tak kunjung membayarnya.

Nah, Sabtu (2/6) sekitar pukul 17:30 WIB, keduanya bertemu di Pasar Roga, Jln Jamin Ginting, Desa Rumah Berastagi, Kec Berastagi, Kab Karo. Rahmadani yang tinggal di Simpang Ujung Aji, Kec Berastagi, Kab Karo ini pun menagih uang Rp150 ribu itu kepada Ginting.

Bukannya membayar, Ginting justru mengamuk. Tak pelak Rahmadani pun terpancing sehingga keduanya cekcok mulut. Tiba-tiba, Ginting menyabut pisau dari selipan pinggangnya dan menikam Rahmadani. Dengan refleks, Rahmadani menangkis dengan tangannya. Namun, tikaman kedua tak dapat dia hindari. Rahmadani roboh bersimbah darah setelah pisau pelaku menembus pinggang sebelah kirinya.

Warga yang melihat peristiwa itu langsung menghubungi pihak kepolisian. Sementara itu, pelaku berlalu, meninggalkan korban begitu saja. Tak lama berselang, petugas dari Polsekta Berastagi tiba dan mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Efarina Etaham Berastagi untuk mendapat perawatan.

Hasil penyelidikan petugas, tak lama berselang, pelaku dibekuk dari kediamannya. “Pelaku saat ini sudah kami tahan dan korban sendiri kini sedang menjalani perawatan di RS Efarina Berastagi,” sebut Kanit Reskrim Polsekta Berastagi, Iptu Johanes Munthe SH. (herry)

Loading...