Tak bayar utang tetangga dianiaya

11

MEDAN AREA-M24 | Sudah berutang tidak mau bayar, udah gitu malah ngamuk-ngamuk pulak di depan orang banyak. Tak tahan malu karena terus didesak, eh malah main tangan. Hal itu dipertontonkan Rizky Sihombing (38) di hadapan warga di Jln Bromo, Medan Area, Rabu (4/7).

Akibat penganiayaan itu, mulut dan hidung Anton (36) warga Jln AR Hakim itu berdarah. Kesal dengan perbuatan Rizky, Anton lantas memilih untuk membuat laporan ke Polsek Medan Area.

Informasi diimpun menyebutkan, pagi itu, sekitar pukul 10.00 WIB, Anton pergi menemui Rizky di sebuah warung kopi di Jln Bromo, Medan Area. Korban kemudian menagih utangnya. “Pas aku minta utangku, Rizky langsung marah dan menyuruhku pergi. Justru aku tidak terima dan aku pun mendesaknya, agar dia tetap membayar utangnya,” ujar korban.

Malu dilihat dan didengar orang, Rizky menarik Anton keluar warung dan membawanya ke sebuah gang. Pelaku langsung memukuli korban hingga mulut dan hidungnya berdarah.

“Beruntung warga melerai kejadian tersebut. Pelaku pun pergi meninggalkan lokasi. Aku dibawa warga berobat ke rumah sakit, setelah itu pelaku kulaporkan ke polisi,” bilangnya.

Utang pelaku, kata korban, sebesar Rp500 ribu. Uang itu dipinjam pelaku untuk menambah biaya persalinan istrinya awal Januari 2018. “Aku berharap pelaku ditangkap,” pintanya.

Kanit Resktim Poksek Medan Area, Iptu P Hutagaol mengatakan, belum mengetahui adanya kaporan korban dari penyidik. “Coba kita cek kembali laporan tersebut,” imbunya. (wandi)

Loading...