Tak Diberi Uang, Edi Main Gebuk & Tikam

Awi (baju putih), Edi di Mapolsek Medan Area

MEDAN AREA-M24 | Perbuatan Edi (27) sungguh keterlaluan. Pemuda yang tinggal di Jln Sutrisno Gg Berlian, Kel Kota Matsum II, Medan Area ini nyaris melukai ayahnya, Awi (72) dengan menggunakan pisau dan kayu broti. Aksi tega Edi itu lantaran permintaannya tak tidak dituruti, Minggu (30/9) pagi.

Ditemui di Polsek Medan Area, Awi (72) mengatakan, sekitar pukul 11:00 WIB ia duduk di ruang tamu. Lalu pria renta ini didatangi Edi sembari meminta uang sebesar Rp1,5 juta. Karena tidak punya uang, Awi pun diam.

Pun begitu, Edi tetap mendesak agar permintaannya dituruti. Karena tak digubris, Edi emosi dan mengambil kayu broti. Dia melayangkannya ke arah sang ayah. Beruntung Awi cepat menghindar. Edi mengejar ayahnya pakai pisau. Karena nyawanya teranca, Awi berteriak minta tolong.

Loading...

Mendengar itu, warga menolong. Edi disuruh pergi oleh warga. Karena masih tersulut emosi, Edi membuang pakaian orangtuanya di badan jalan depan rumahnya, sembari kembali mengancam akan membunuh ayahnya.
“Makanya kasus ini saya laporkan ke Polsek Medan Area. Dari mana saya punya uang sebesar yang dimintanya. Sementara saya tidak kerja dan makan pun dari anak. Katanya, uang Rp1,5 juta untuk membayar utang,” bilang Awi saat diperiksa petugas

Aksi Edi ini, lanjut Awi, sudah yang ketiga kali. Seminggu lalu, tepatnya Sabtu (22/9), Edi dibawa Kepling ke Polsek Medan Area untuk dijebloskan ke penjara oleh perintah keluarganya. Namun ayahnya kasihan dan Edi pun pulang.
“Saat itu Edi berjanji di hadapan polisi tidak akan mengulangi perbuatannya. Namun ia ingkar janji dan saya mau dipukulinya pakai broti, bahkan mau ditikamnya. Untung saya cepat lari. Anakku ini tak punya kerjaan,” ujar Awi didampingi keluarganya. (wandi)

Loading...