Tak Ngasih Uang, Kepala ABG Ditikam Obeng

SIANTAR-M24 | Gegara tak ngasih uang preman, Edoardo Valentino (13) babak bunyak dihantami gerombolan pemuda Jln Nagur. Akibatnya, bocah putus sekolah itu pun harus menjalani perawatan di RSUD Djasamen Saragih Pematang Siantar lantaran kepalanya koyak dan harus mendapat 5 jahitan.

Aksi ini bermula ketika Edo menolak memberikan uang ketika dicegat para pelaku di Jln Sriwijaya, Gg Hasanah, Kel Baru, Kec Siantar Utara, Jum’at (17/8) lalu, sekira pukul 22.00 WIB.

“Sesudah Edoardo dikeroyok, kami langsung lapor ke Polres ini.Cuma kemarin itu hanya ditanya-tanya saja sama petugas piket jaga, dan lagian belum ada dana untuk bayar biaya visum bang,” ujar Riski, abang kandung korban.

Loading...

Riski mengaku kalau adiknya selama ini sering dimintai uang sama kompolotan anak Jln Nagur, yang salah satunya dikenal bernama Rio. Hanya saja pada malam kejadian itu, adiknya tidak mau memberikan uang saat diminta para pelaku.

Lantaran menolak, para pelaku langsung berang. Sejurus kemudian, Edoardo langsung dikeroyok para pelaku tanpa ampun. Salah satu dari pelaku ada yang menikam kepala adiknya pakai obeng sampai menderita luka koyak.

“Kalau keterangan dari adikku, ada 50 orang anak Jln Nagur datang mencegat minta uang sama dia. Tapi, cuma 5 orang yang mengeroyok dan salah satunya bernama Rio. Sering orang itu mengompas uang dari adikku dan kalau nggak dikasih langsung dipukuli,” terangnya.

Kapolres Siantar, AKBP Doddy Hermawan SIK melalui Kasubbag Humas, Iptu Resbon Gultom SH membenarkan korban Edoardo yang dibawa orang tuanya untuk melapor. “Masih dimintai keterangan. Masih diperiksa dan kita bawa visum menguatkan pengaduannya,” tegas Gultom. (adi)

Loading...