Tembakan Peringatan Dicueki, Pelaku Curanmor Ngendap di Lumpur

27

PERBAUNGAN-M24 | Tembakan peringatan yang diletuskan petugas Polsek Perbaungan, tak membuat nyali Isugianto alias Molor (35). Dia terus berlari menghindari petugas. Bahkan dalam upayanya untuk kabur, pelaku kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) ini nekat ngendap di lumpur.

Akan tetapi, keberadaan Molor tetap diketahui petugas kepolisian. Ini karena sebagian kepalanya timbul saat berendam di dalam lumpur.  Pria yang tinggal di Dusun II, Desa Sei Sejenggi, Kec Perbaungan, Sergai, ditangkap tak jauh dari rumahnya, Minggu (12/8) sekira pukul 16:00 WIB. Dia ditangkap berdasarkan LP/61/III/2018/SU/Res Sergai/Polsek Perbaungan dengan korban Halimah (43) warga Dusun I, Desa Suka Beras, Kec Perbaungan, Sergai. Dalam laporan tersebut, Halimah mengaku kehilangan kreta Honda Supra X BK 3866 NF, Kamis (22/7). Halimah ketika itu sedang bekerja di areal kebun Deli Muda di Blok IX, Deli Muda Hilir. Sesaat jam istirahat, Halimah sudah tidak lagi menemukan kretanya.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, petugas mengantongi identitas pelaku yakni Molor dan An. Namun, keduanya keburu kabur. Petugas mendapat info Molor balik ke rumah. Bergegas petugas mendatangi rumahnya. Molor yang tahu kedatangan petugas, kabur dari jendela. Dia berlari ke areal kebun. Petugas memberikan tembakan peringatan agar Molor menyerah. Namun, Molor malah lari semakin kencang.

Hingga kemudian petugas kehilangan jejak Molor. Awalnya petugas mengira Molor sudah jauh kabur. Akan tetapi, salah seorang petugas melihat sebagian kepala Molor terlihat di lumpur parit gorong-gorong. Petugas langsung menjambak Molor dan menariknya dari lumpur. Selanjutnya bapak dua anak ini digiring ke Mapolsek Perbaungan.

Ditemui Polsek Perbaungan, Molor mengaku kreta itu sudah dijual Rp2 juta. Uang tersebut lalu dibagi dua dengan An. Kapolsek Perbaungan AKP Ilham Harahap kepada M24, Senin (13/8) mengatakan terkait kasus ini, pihaknya masih mengejar seorang pelaku lagi. (darmawan)

Loading...