Terlibat cekcok, Pendeta bunuh & perkosa mahasiswi

Tanjungmorawa-M24| Pihak kepolisian berhasil mengungkap kasus pembunuhan Rosalia Cici Maretini boru Siahaan (21) yang ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di kamar mandi Gereja Sidang Roholkudus Indonesia (GSRI), Jln Pendidikan, Dusun XII Desa Limau Manis, Kec Tanjungmorawa, Kab Deliserdang, Kamis (31/5) sekitar pukul 11:00 WIB.

Lima jam berselang, tim gabungan Polsek Tanjungmorawa dan Polres Deliserdang menangkap Henderson Sembiring di Jln Jamin Ginting, Desa Arjosari, Kec Pancurbatu, Kab Deliserdang. Selanjutnya, pendeta usia 53 tahun ini dibawa ke Mapolsek Tanjungmorawa untuk menjalani pemeriksaan.

Pantauan M24, tersangka yang tinggal di Dusun VI, Kec Galang, Kab Deliserdang ini tiba mengenakan batik coklat lengan pendek dan mengenakan topi lalu diamankan di Ruang Kanit Intel Polsek Tanjungmorawa. “Saat diamankan, pelaku mengakui perbuatannya. Untuk proses lebih lanjut, tersangka akan dibawa ke Mapolres Deliserdang,” ucap Kapolres Deliserdang, AKBP Eddy Suryantha Tarigan melalui Kasat Reskrim, AKP Ruzi Gusman.

Loading...

Informasi dihimpun di lokasi, pagi itu, Henderson terlihat tiba di gedung GSRI dengan mengendarai Honda Revo. Tak berapa lama, Rosalia Cici Maretini boru Siahaan tiba dengan mengendarai kreta Yamaha Jupiter Z1 BK 4440 SAA. Setelah Rosalia masuk ke dalam gereja, Henderson keluar untuk mengunci pagar gereja lalu kembali ke dalam.

Setengah jam berselang, warga sekitar mendengar jeritan minta tolong dari dalam gereja. Namun warga tak bisa masuk karena pagar gereja terkunci. Warga lalu berteriak memanggil dari luar, Henderson yang merupakan pendeta di GSRI itu menyahut, mengatakan jika korban masih mandi. Warga diminta menunggu.

Tak lama, Teti Silaban (40) yang merupakan keluarga Rosalia tiba. Kepada warga, Teti mengaku dihubungi Henderson dan diminta datang ke gereja tersebut. Hal itu membuat warga semakin curiga. Apalagi, anak kedua dari tiga bersaudara dari pasangan suami istri M Siahaan dan S boru Nasution itu kunjung muncul.

Tak puas, Teti dan warga sekitar melompati pagar dan masuk ke halaman sisi kanan gereja. Dari situ mereka memanggil nama Rosalia. Henderson lalu keluar dan mengatakan jika korban lagi mandi. Warga kemudian mempertanyakan suara jeritan yang terdengar, Henderson membantahnya.

“Kami duduk-duduk di teras ini jadi sempat dengar suara jeritan. Tapi itulah kami tanya suara apa itu, dibilang pendeta itu enggak adanya itu, cuma suara kucingnya itu. Kalau korban itu dia jemaat gereja ini,” kenang Boru Sitanggang.

Tiba-tiba Teti berteriak histeris melihat kepala Rosalia tergeletak di dekat pintu kamar mandi gereja. Suasana pun heboh. Warga merongrong masuk ke dalam gereja. Saat itu, Henderson keluar dari gereja dan pergi dengan kreta.

Kecurigaan warga pun terbukti. Begitu pintu kamar mandi dibuka, Rosalia ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Peristiwa itu pun langsung dilapor ke pihak kepolisian. Saat ditemukan, leher korban nyaris putus akibat digorok dengan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis pisau. Tak hanya itu, di kemaluan cewek yang tinggal di Desa Bangun Sari, Dusun XIV Salam Tani, Kec Tanjungmorawa, Kab Deliserdang ini didapati adanya sperma pelaku.

Tak lama kemudian, Polsek Tanjungmorawa tiba ke lokasi melakukan penyelidikan. Disusul Kapolres Deliserdang, AKBP Eddy Suryantha Tarigan, Kasat Reskrim AKP Ruzi Gusmana. Setelah memasang garis polisi di tempat kejadian perkara (TKP), jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhyangkara, Medan guna keperluan otopsi.

Barang bukti berupa pisau, alu yang ada bercak darah dan rambut, helm bercak darah beserta kreta korban turut diamankan. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 338 KUHP dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara. (yanfebri)

Loading...