Tiduran di tengah jalan siswa SMA tewas digilas avanza

15

TELUK MENGKUDU-M24 | Entah cari sensasi atau apa, Dimas Ramadhan alias Dimas (16) nekad tiduran di tengah Jalinsum Medan-Tebingtinggi Km 50-51 Keramat Kuda, Dusun III, Minggu (8/7/2018) sekira pukul 00:30 WIB. Akibatnya, dia ditabrak kreta dan digilias mobil Avanza hingga membuat pelajar kelas 2 SMA ini meregang nyawa.

Info dihimpun M24, Dimas bersama para rekannya terlebih dahulu menonton hiburan organ tunggal di Sei Rampah. Selanjutnya kembali ke tempat biasa mereka nongkrong, tidak jauh dari lokasi kejadian. Tiba-tiba Dimas berjalan di aspal jalan dan tiduran. Tak lama, dari arah Tebingtinggi menuju Medan, datang kreta jenis CBR. Dimas ditabrak kreta itu.

Dimas terkapar di jalan. Berikutnya, Dimas digilas mobil Toyota Avanza BK 1150 DE yang dikemudikan Berayun Pane (62) warga Jln HM Said, Kel Percamean, Kec Rantau Selatan, Labuhan Batu yang juga datang dari arah Tebingtinggi menuju Medan.

Hantaman itu membuat kepala Dimas koyak. Dadanya remuk. Sopir Avanza coba kabur. Namun, warga yang mengejar bisa mengamankan. Sedangkan pengendara kreta CBR kabur.

Dikatakan Incing (40) warga setempat yang ikut mengejar mobil Avanza mengatakan Dimas sempat menonton piala dunia di tempat biasa mereka nongkrong.

Barayun Pane yang diamankan Sat Lantas Polres Sergai kepada M24 menyebut, tidak tahu jika menabrak Dimas. Dia melaju kencang yang membawa rombongan untuk undangan ke Medan hanya merasakan seperti menabrak polisi tidur.

“Aku sempat cekcok ke warga bahwa aku tidak tahu menabrak. Ternyata setelah disenter kolong mobilku ada bercak darah dan sisa daging manusia yang menempel,” ucap Barayun Pane.

Dikatakan Barayun Pane karena bersikeras tidak ada menabrak, warga marah dan kaca mobil bagian depan pecah dilempar batu. “Mungkin memang benar korbannya sengaja tidur di aspal. Soalnya jalan di lokasi itu meninggi dan gelap,” bebernya.

Di rumah duka, kedua orang tua korban yakni Supardi (43) dan Marlina (41) tampak tidak kuasa akan kehilangan anak keduanya itu. “Aku pasrah saja. Mungkin sudah takdirnya,” kata Supardi.

Kasat Lantas Polres Sergai AKP Selamat Manalu kepada M24 mengatakan dari hasil keterangan dan saksi, korban terlebih dahulu ditabrak kreta lalu ditabrak Avanza. “Kasus ini sudah ditangani,” tandasnya. (darmawan)

Loading...