TV Diembat Maling Rumah Dirusak PS

8

PERCUT-M24 | Selain kehilangan TV, pasangan suami istri (Pasutri) Bilson Haposan Lubis (45) dan Lamtiru boru Simamora (35), juga harus menerima rumah mereka dirusak. Bukan itu saja, mereka juga diancam akan dibunuh oleh pemuda setempat (PS).

Ditemui di Polsek Percut Sei Tuan, Kamis (26/7). Lamtiru yang tinggal di tanah garapan Pasar 3 Datuk Kabu, Desa Tembung, Percut Sei Tuan, cerita kalau peristiwa itu berawal dari hilangnya TV mereka, Rabu (25/7) dini hari.
Sadar kalau TV diembat maling, pasutri ini menemui Daniel yang merupakan tokoh pemuda di tanah garapan. Mereka meminta bantuan untuk mencari TV yang hilang.

Daniel menyebut tahu siapa orang yang mengambil TV tersebut. Hanya saja, TV korban telah digadaikan kepada bandar sabu seharga Rp300 ribu. “Saya langsung serahkan Rp300 ribu ke dia. Katanya nanti TV akan diantarkannya ke rumah,” ungkapnya.

Hingga malam, Daniel tak juga datang ke rumahnya. Keesokan harinya, Kamis (26/7), tiba-tiba saja Wendri dan kawan-kawannya yang juga PS di kawasan tersebut, melempari rumahnya dengan batu. Kaca jendela rumahnya pecah. Wendri yang saat itu membawa sangkur juga mengancam bunuh Bilson.
“Suami saya disuruhya keluar dan diancam mau dibunuh. Dia bilang bahwa anggotanya dituduh Daniel mencuri TV kami,” bebernya.
Dia menambahkan kalau Wendri dan kawan-kawan kerap membuat onar di lingkungan mereka. Seperti dialami Tiorita Silitonga (50), yang tak lain tetangga Lamtiru. Dia menyebut pernah dikeroyok Wendri Cs. “Jadi supaya kita keluar dari rumah yang telah kita beli. Nanti dia jadikan rumah kita itu markas kumpulnya bersama teman-temannya,” jelasnya.
Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri kepada M24 mengatakan belum mengetahui perihal pengaduan pasutri tersebut. (irwan)

Loading...