Usai Nyetor Uang Siswa SMA Dipukuli Bibir Koyak

7

PERCUT-M24 | Selepas menyetor uang hasil penjualan rambutan, SS (14) dipepet dua orang pria. Lepas itu, salah seorang pria memukulnya hingga bibirnya koyak.

Peristiwa yang dialami oleh warga Saentis, Kec Percut Sei Tuan ini terjadi di Desa Cinta Rakyat, Kec Percut Sei Tuan, Kamis (19/7) sekitar pukul 20.00 WIB.

SS yang baru masuk SMA disuruh ayahnya menyetor uang Rp4 juta hasil penjualan rambutan ke toke rambutan melalui rekening BRI. Dia bersama temannya Yudha berangkat ke BRI Link yang berada di dekat rumahnya. Mereka menaiki kreta.
Setelah menyetor uang, dia dan Yudha menuju rumah kakaknya di Desa Cinta Rakyat.
Di pertengahan jalan, tiba-tiba kretanya dipepet 2 pria yang juga berboncengan kreta. “Sebelumnya kami sempat berpapasan sama orang itu,” kata SS di Polsek Percut, Jumat (20/7).

Begitu kreta berhenti, kata SS, salah seorang pria mendatanginya. “Mata kau itu,” kata SS meniru perkataan pria itu. Sontak SS menyebut ada apa dengan matanya. Setelah itu pelaku yang diketahui warga Saenti, Percut Sei Tuan itu, memukul bibirnya. Darah segar mengalir dari bibir SS. Pelaku kemudian kabur. SS lalu ditolong warga di sekitar bengkel tempat dia dipukuli. “Dia bilang samaku banyak kali cakap aku,” ungkapnya.
Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri kepada M24 menuturkan saat ini korban dan saksi-saksi sedang dimintai keterangan oleh penyidik. (irwan)

Loading...