Usut Tuntas Kasus Korupsi KONI Sidimpuan

401

M24.CO-SIDIMPUANkejatisu

Masyrakat kota padangsidimpuan yang dimotori Forum Aksi Bersama Rakyat (FOR AKBAR) kembali menggeruduk Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Senin (15/8/2016) siang.

Dalam orasinya, massa kembali mendesak Kejatisu mengusut tuntas kasus korupsi yang diduga melibatkan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) cabang Kota Padangsidimpuan, Daulat Siregar.

Kasus yang merugikan negara miliaran rupiah itu bermula saat Pemko Padangsidimpuan memberikan bantuan dana hibah yang bersumber dari APBD ke KONI. Adapun dana yang diterima tersebut meliputi, tahun 2012 sekitar Rp580 juta, tahun 2013 sekitar Rp800 juta, tahun 2014 sekitar Rp1,2 miliar dan tahun 2015 berjumlah Rp900 juta. Jika ditotal, dana yang sudah masuk ke KONI mencapai Rp3,48 miliar.

Namun dari hasil investigasi pihaknya, selama ini KONI cabang Padangsidimpuan tak pernah transparan atas dana yang mereka terima tiap tahunnya. Penggunaan dana itu juga tak jelas peruntukannya. Banyak Cabor (Cabang Olahraga) yang tidak mampu melaksanakan kegiatan karena Ketua KONI, Daulat Siregar mengaku tak ada dana bantuan yang masuk.

Padahal kuat dugaan, dana-dana yang masuk tersebut digunakan untuk keperluan pribadi Daulat Siregar yang menjabat sebagai ketua dari tahun 2012 hingga 2015.

“Jaksa harus mengusut tuntas kasus ini,” teriak massa. Menanggapi desakan itu, Kasubsi Humas , Yosgernold Tarigan, meminta FOR AKBAR membuat laporan secara resmi ke Kejatisu. “Untuk mempercepat penyelidikan, silahkan buat laporan resmi ke Kejatisu,” katanya.

Sementara itu, Fery yang mewakili FOR AKBAR mengakun akan segera membuat laporan resmi ke Kejatisu, Kejagung dan KPK. “Tanggal 24 ini kami akan berangkat ke Jakarta untuk melapor sekaligus berorasi di Kejagung dan KPK,” tegasnya. (sabar)

Loading...