Viral! anak mantan anggota DPRD Sumut bully & rampas tas siswi SMA

68

Medan-M24 | Warganet kembali dihebohkan dengan video tindak kekerasan yang dilakukan sejumlah pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Medan. Akibatnya, DI (16) yang diketahui putri dari salah seorang anggota Anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dilaporkan ke Polda Sumut.

Informasi dihimpun, peristiwa itu tercatat dalam laporan nomor: LP/691/V/2018 SPKT “1” terkait kasus penghinaan dan pencemaran nama baik melalui ITE dan nomor: LP/692/V/2018 SPKT “1”, terkait kasus pencurian, keduanya tertanggal 25 Mei 2018 dengan pelapor Rahmawati (52), warga Jln Bhayangkara, Kel Indra Kasi, Kec Medan Tembung.

Dalam laporannya disebut, peristiwa itu terjadi, Senin (21/5) siang. Sepulang sekolah, korban AD (16) menemui temannya di Jln Flamboyan, Kel Tanjungselamat, Kec Medan Tuntungan. Sesampai di lokasi, korban sudah melihat beberapa pelajar SMA Shafiyyatul Amaliyyah Jln Setiabudi No.191, Kel Tanjungrejo, Kec Medan Sunggal.

Tak lama, pelaku DI dan beberapa temannya tiba mengendarai mobil dan langsung menghampiri korban. “Langsung saya hubungi teman saya yang lain sekolah untuk menjemput saya,” ucap korban kepada M24 saat membuat laporan.

Beberapa saat berselang, teman yang dihubungi korban tiba. Namun, saat keduanya hendak berlalui, DI yang mengenakan hijab warna hitam dan teman-temannya coba menghalangi. “Saat itu jilbab saya ditarik mereka sembari menyebut saya lont*, p****. Tas yang saya bawa berisi HP dan uang juga mereka rampas,” beber siswa Kelas II SMA Shafiyyatul Amaliyyah ini.

Karena suasana sudah memanas, teman korban pun berinisiatif tancap gas. Ternyata, tindakan intimidasi serta perampasan yang dilakukan DI dan teman-temannya itu jadi viral di media sosial instagram. Hingga dilihat sendiri oleh orangtua korban, Rahmawati.

Rahmawati yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) ini tak dapat menolerir perbuatan pelaku dan teman temannya itu. Apalagi “Saya ada rekamannya. Sampai malu saya melihat dan mendengarnya. Rekaman yang saya ambil dari medsos itulah jadi dasar laporan ini ke polisi.

Jangan mentang-mentang anak orang kaya, seenaknya saja dibuatnya anak saya. Soalnya sempat dalam percakapan WA grup anak saya, tertulis bakal asa season kedua,” tukas Rahmawati. (irwan)

Loading...