Waspada!!! Upal Pecahan Rp100 Ribu Beredar di Karo

25

Karo-M24 | Herman (20) warga pendatang dari Dusun II Pasar Baru, Kec Teluk Mengkudu, Deliserdang ditangkap jajaran Reskrim Polsek Tigapanah, Kamis(30/8) sekitar pukul 10.00 WIB.

Pasalnya, laki laki yang saat ini tinggal di Desa Aji Julu, Kec Tigapanah Karo ini mengedarkan uang palsu (Upal) pecahan Rp100 ribu. Terungkapnya peredaran upal bermula dari seorang ABG yang bernama Wandi (14) warga Desa Ajijulu saat membeli rokok Lucky Starike ke warung Musa Perangin-angin (54) menggunakan uang lembaran seratus ribu rupiah dengan kembalian Rp84 ribu.

Tak berselang lama, Wandi kembali mendatangi warung tersebut dan membeli rokok Magnum dengan menggunakan uang pecahan seratus ribu rupiah lagi. Setelah itu, Musa Perangin-angin pun mulai curiga karena sudah dua kali membeli rokok dengan uang nilai pecahan seratus ribu, sehingga dia merasa curiga dan langsung memeriksa lembaran uang tersebut.

Pemilik warung itu lalu melapor ke Kepala Desa Ajijulu dan diteruskan ke Polsek Tigapanah. Saat itu juga, dari pengakuan Wandi, Herman pun dijemput petugas. Herman sempat dibulani warga karena dianggap mencemarkan nama baik desa.

Di Mapolsek Tigapanah, Herman mengaku uang tersebut diperolehnya dari Karto warga Simpang Ujung Aji saat bertemu di Cafe Morena Ujung Aji sebanyak 12 lembar dengan total nilainya Rp1.200.000. “Aku disuruhnya untuk menjualkan uang itu dan hasilnya kami bagi dua,” ungkapnya.

Kapolsek Tigapanah, AKP B Marpaung SH, Jumat(31/8) sekitar pukul 15.45 WIB membenarkan penangkapan tersangka pengedar uang palsu tersebut. “Kini tersangka sudah diamankan di sel berikut uang tersebut, sedangkan Karto saat ini dalam pengejaran,“ kata Manurung.

Pelaku dijerat dengan pasal 36 ayat (1) dan (3) dari UU RI No 7 Tahun 2011 tentang mata uang dan atau pasal 244 Subs 245 KUHPidana dengan ancaman kurungan 10 tahun penjara. (herlin barus)

Loading...