BI Gencar Lakukan Peredaran Rupiah Hingga Ke Sudut Indonesia

156

M24.CO|MEDAN
Hindari uang asing yang masih beredar di Indonesia khususnya daerah perbatasan, Bank Indonesia hingga saat ini terus gencar lakukan peredaran rupiah hingga ke sudut wilayah Indonesia. Hal ini dikatakan oleh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Mirza Adityaswara pada “Temu Wartawan Daerah” di hotel Grand Mercure, Jakarta Senin (10/10/2016).

Dikatakannya, bahwa media adalah sebagai komunikator Bank Indonesia untuk dapat menyampaikan setiap kebijakan tentang peredaran uang kepada masyarakat di Indonesia.

“BI akan selalu lakukan kordinasi setiap ada kebijakan tentang peredaran rupiah kepada masyarakat melalui media, sehingga awak media harus benar-benar paham tentang pengertian dan tujuan peredaran rupiah tersebut, agar tidak salah sampai kepada masyarakat,” katanya.

Selain menyangkut peredaran rupiah, Mirza menambahkan, tentang uang kertas, logam dan non tunai. Bank Indonesia melakukan perencanaan untuk mencetak uang kertas maupun logam. “Yang mencetak adalah PERURI, BUMN yang khusus mencetak uang kertas dan logam, setelah Bank Indonesia konsultasi dengan kementrian keuangan, maka PERURI terima uang yang akan dicetak,” ujarnya.

Bahkan, uang yang tak layak edar juga adalah menjadi tugas wajib BI, jadi perbankan harus menerima uang lusuh dari masyarakat, dan Bank tersebut dapat menukarkannya di BI, sehingga uang tersebut tetap layak edar.

“Uang rupiah yang sudah tak layak edar akan ditarik BI dan akan dimusnahkan dengan pengawalan yang ketat, dan untuk perencanaan uang hingga pemusnahan, KPK akan audit sesuai UU mata uang,” katanya.

Ditambahkannya, sehingga BI harapkan semua pihak di Indonesia ikut bekerjasama dalam peredaran uang hingga kepelosok negeri, untuk tetap menggunakan uang rupiah. (red)

Loading...