Buah Pinang Bantu Perekonomian Petani Tapteng

54

ANDREAS-TAPTENG |Meski bukan merupakan komoditi utama namun buah pinang menjadi komoditi yang diandalkan petani untuk saat ini.

Pasalnya, ditengah anjloknya harga komoditi lain seperti getah karet dan sawit  harga pinang kering kupas tetap stabil dilevel RP 15000/kg ditingkat petani, stabilnya harga membuat ekonomi petani yang memiliki tanaman pinang menjadi terbantu.

“Empat bulan terakhir harga pinang kering kupas bertahan dilevel RP 15000/kg  jadi sangat membantu untuk menutupi biaya kebutuhan keluarga  apalagi saat ini tanaman  pinang pas sedang musim buah”ujar Mangatur Banjar Nahor salah satu petani pinang dikecamatan Sorkam, Jumat (28/4/2017).

Pinang yang biasa dijual petani adalah pinang kering kupas karena harga jualnya dinilai lebih menguntungkan dibanding menjual pinang bulat yang baru dipanen yang hanya dihargai RP 2000/kg.

“Yang saya jual biasanya yang sudah kering  namun untuk membuat pinang supaya benar benar kering agak repot  sebab buah pinang harus dibelah terlebih dahulu lalu dijemur selama satu hari  setelah itu dicongkel dari serabutnya. kemudian dijemur lagi aelama 2-3 hari,”kata Mangatur.

Saat ini petani mulai banyak membudidayakan tanaman pinang karena perawatannya sangat mudah dan harganya relativ stabil.

Loading...